Mentan: Gudang beras Konawe Selatan disewa Bulog bukti produksi naik

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan penyewaan gudang oleh Bulog di Konawe Selatan (Konsel) menjadi bukti nyata peningkatan produksi beras nasional yang signifikan.

Amran mengatakan stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional yang dikelola Perum Bulog saat ini mencapai 4,8 juta ton hingga pertengahan April 2026, melampaui capaian tertinggi di tahun sebelumnya yang tidak pernah mencapai angka tersebut.

"Gudangnya Bupati Konsel dipinjam, disewa oleh Bulog. Sekarang penuh, (sebelumnya) tidak pernah terjadi. Ini testimoni dari Bupati (Konsel)," kata Mentan saat menerima kunjungan Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo dalam pernyataan di Jakarta, Minggu.

Dia menyampaikan lonjakan produksi tersebut membuat kapasitas gudang eksisting tidak lagi mencukupi termasuk yang ada di wilayah Kabupaten Konawe Selatan sehingga Bulog menyewa tambahan ruang penyimpanan yang kini mencapai total kapasitas sekitar 1,8 juta ton secara keseluruhan.

Mentan menegaskan kondisi itu berbeda dibandingkan masa sebelumnya ketika gudang sering tidak terisi penuh, bahkan di sejumlah daerah masih terdapat ruang kosong akibat produksi yang belum optimal.

"Selama merdeka pernah nggak sewa gudang? Penuh saja nggak? Tertinggi itu 2,6 juta ton. Sekarang stok CBP sudah 4,8 juta ton. Hebat nggak (kebijakan) Presiden (Prabowo Subianto)," tutur Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Arsip foto - Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo. ANTARA/Harianto

Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo mengatakan seluruh gudang beras yang tersedia kini terisi penuh, termasuk fasilitas milik pemerintah daerah yang sebelumnya jarang dimanfaatkan.

"Di tempat saya semua gudang (beras) penuh. Gudang kami ada dua, gudang pemda itu (sebelumnya) selalu kosong. Mulai tahun kemarin sudah dipinjam Bulog sampai sekarang," kata Irham.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra Benhur Ngkaimi dihubungi ANTARA di Jakarta, Minggu mengatakan saat ini pihaknya memiliki 40 komplek gudang dengan kapasitas penyimpanan secara keseluruhan mencapai 120.000 ton.

Bulog Sultra saat ini mengelola 104.000 ton stok cadangan beras pemerintah. Sementara itu, penyerapan gabah setara beras telah mencapai 38.000 ton dari target 119.000 ton sepanjang 2026.

Meski begitu, Benhur mengaku saat ini pihaknya juga telah menyewa sebanyak 27 gudang untuk menghadapi massa panen termasuk yang ada di wilayah Kabupaten Konawe Selatan, sehingga BUMN pangan yang ada di daerah tersebut dapat optimal melakukan penyerapan gabah setara beras milik petani.

"Jumlah gudang milik Bulog Sultra ada 40 komplek gudang dengan kapasitas 120.000 ton. Gudang yang disewa ada 27 komplek gudang termasuk di Konsel ada dua unit gudang beras yang disewa," kata Benhur.

Baca juga: Wamentan dampingi Presiden sidak gudang Bulog Danurejo

Baca juga: Mentan sebut Bulog sewa gudang bukti serapan beras baik

Baca juga: Kapasitas gudang Bulog dan stabilitas harga saat panen raya

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |