Mentan Amran Sulaiman serahkan bantuan pangan beras di Pekanbaru

5 hours ago 2

Pekanbaru, (ANTARA) - Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman menyerahkan bantuan pangan beras dari badan urusan logistik (Bulog) kepada masyarakat di Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Amran Sulaiman dalam sambutannya di Pekanbaru, Kamis mengatakan negara memberikan bantuan ke seluruh Tanah Air totalnya tahap pertama kepada 33,4 juta orang.

"Dulu beras bantuan ini dari negara lain, impor dari Pakistan, India, Vietnam dan Thailand. Sekarang ini beras kita, aman dan banyak," katanya.

Mentan menyatakan, satu ​​​​​​ tahun di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia swasembada beras sehingga masyarakat harus bangga memiliki pemimpin yang visioner dan berkarakter.

"Saya ulangi ini adalah hasil petani kita untuk rakyat Indonesia, itu luar biasa," ungkapnya.

Kemudian juga lanjutnya kesejahteraan petani tertinggi selama Republik Indonesia ini merdeka. Lalu stok di Bulog saat ini masih ada 4,6 juta ton pada bulan akhir tahun seperti sekarang.

"Dulu kalau bulan seperti ini hanya ada 1 juta ton, maksimal 2 juta ton. Sekarang dua kali lipat, moga-moga ke depan ada lagi," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bulog Letjen Purnawirawan TNI Ahmad Rizal Ramdani mengatakan bantuan ini merupakan aplikasi untuk Juli, Agustus, September 2026. Bantuan di Riau itu untuk penerima manfaat sebanyak 619.930 orang dengan jumlah kuantim 18.578 ton beras.

"Untuk Kota Pekanbaru ada 60.478 penerima manfaat dengan jumlah kuantum 1.814 ton. Ini bantuan dari Presiden yang diserahkan kepada masyarakat desil 1 dan 4," ujarnya.

Baca juga: Bulog siap percepat penyaluran bantuan pangan bagi 33,2 juta penerima

Baca juga: Bulog salurkan 1,9 juta kg beras bantuan bagi korban gempa NTT

Baca juga: Pemerintah siapkan bantuan pangan dan subsidi beras hadapi kemarau

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |