Menpar menilai konser Andrea Bocelli bisa bantu promosi pariwisata

3 days ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menilai penyelenggaraan konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, di Jakarta dan kompleks Candi Borobudur bisa membantu mempromosikan destinasi pariwisata dan warisan budaya Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa konser Andrea Bocelli yang bertajuk "Romanza 30th Anniversary World Tour" rencananya digelar di kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta International EXPO (JIEXPO) pada 3 November 2026.

"Saya sangat bahagia dapat turut membuka jalan dan menjadi bagian dari proses kolaborasi yang pada akhirnya membawa konser istimewa ini menjadi kenyataan di destinasi pariwisata prioritas dan di Borobudur, Indonesia," katanya dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu.

Borobudur, candi Buddha yang menurut para arkeolog dibangun tahun 775 hingga 832, sudah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. Kompleks candi itu termasuk destinasi wisata budaya utama di Indonesia.

Sedangkan wilayah DKI Jakarta merupakan destinasi pariwisata regeneratif yang dinilai menunjukkan keragaman budaya serta modernitas di Indonesia.

"Dua lokasi ini memberikan pesan yang sangat jelas bahwa Indonesia memiliki kekayaan pengalaman yang sangat beragam," kata Widiyanti.

"Kita memiliki heritage destination yang kuat sekaligus kota-kota modern yang mampu menjadi tuan rumah bagi berbagai world class events," katanya.

Menurut dia, penyelenggaraan konser Andrea Bocelli di dua lokasi di Indonesia mencerminkan kolaborasi dalam upaya pengembangan kegiatan pariwisata berkualitas.

Selain bisa menjadi ajang promosi pariwisata, ia mengatakan, penyelenggaraan konser musisi internasional bisa membantu meningkatkan citra pariwisata Indonesia.

Baca juga: Konser Andrea Bocelli tunjukkan kepercayaan dunia ke industri musik RI

Baca juga: Maroon 5 dijadwalkan tampil di Jakarta pada Februari 2027

Peningkatan citra pariwisata Indonesia selanjutnya dapat mendatangkan lebih banyak manfaat ekonomi bagi pelaku usaha penyelenggaraan acara, penyedia layanan akomodasi, penyedia produk kuliner, serta pelaku usaha terkait yang lain.

Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan acara dan kegiatan yang bisa mendukung peningkatan usaha pariwisata melalui program Event by Indonesia.

Widiyanti menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata dari 1 Januari hingga 31 Juli 2026 telah mendukung penyelenggaraan 105 acara/kegiatan yang menarik lebih dari 6,47 juta pengunjung.

Menurut dia, perputaran uang dalam penyelenggaraan acara/kegiatan yang mendatangkan manfaat bagi total 11 ribu lebih pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta lebih dari 184 ribu pekerja seni serta anggota komunitas tersebut mencapai Rp1 triliun.

Kementerian Pariwisata akan mendukung penyelenggaraan total 206 acara dan kegiatan sepanjang tahun 2026.

"Mari kita menunjukkan bahwa Indonesia memiliki destinasi yang luar biasa dan mampu menghadirkan pengalaman serta pertunjukan kelas dunia yang berkesan," kata Widiyanti.

Baca juga: Penonton konser Westlife harus beli tiket masuk ke Borobudur

Baca juga: Mariah Carey pukau ribuan penggemar dalam pertunjukan di Borobudur

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |