Menkop: Koperasi desa buka peluang majukan produk lokal dan UMKM

5 hours ago 1

Surabaya (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) membuka peluang besar untuk memajukan produk-produk lokal dan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Yang dijual (di gerai KDKMP) harapan kami, kami menawarkan kepada pelaku-pelaku UMKM itu kita kurasi kemudian kita inkubasi,” katanya dalam keterangan diterima di Surabaya, Jawa Timur, Minggu.

Ferry mengatakan secara umum gerai KDKMP akan menjual sembako hingga obat-obatan sekaligus kebutuhan dan potensi di setiap wilayah.

Meski demikian, sebanyak 83.000 KDKMP di Indonesia ini juga bisa menjadi wadah untuk penjualan produk-produk lokal dan UMKM.

Ferry meminta agar masyarakat Indonesia tidak takut untuk menciptakan produk-produk sendiri termasuk tidak perlu khawatir dan bingung mengenai proses pemasaran produknya.

“Bukan saya mengecilkan kemampuan kami, dulu kalau UMKM membuat produk, itu takut khawatir tidak laku dijual di retail modern, mau ekspor ribet, akhirnya mengecilkan kepercayaan diri kita membuat produk sendiri,” katanya.

Ia ingin masyarakat Indonesia menciptakan produk yang kreatif dan menjualnya di gerai-gerai KDKMP yang ada di wilayahnya masing-masing.

Bahkan, menurut Ferry, masyarakat dapat memulai dengan membuat produk-produk sederhana seperti sabun, shampoo, detergen, sambal, kecap, sambal, saos, makanan, roti, dan sebagainya.

Nantinya, kata dia, pemerintah dan mitra akan menginkubasi dan mengurasi produk-produk lokal tersebut agar layak dan memiliki nilai tambah untuk dapat dijual di etalase gerai KDKMP.

Ia menyebutkan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dan koperasi berskala besar seperti Koperasi Pelabuhan Indonesia (Kopelindo) juga memiliki peluang untuk membantu dan melakukan pembiayaan kepada produk-produk UMKM.

“Saya jamin produk-produk itu akan diprioritaskan, dijual di seluruh gerai gerai KDKMP. Ayo kita bangun kepercayaan diri kita untuk membuat produk-produk lokal yang ada di wilayah kita masing-masing,” kata Ferry.

Ia menegaskan apabila masyarakat mampu masif dan aktif menciptakan produk lokal hingga menjadi produk yang dijual di KDKMP dan dikonsumsi oleh warga maka akan terjadi perputaran ekonomi yang berkelanjutan.

Kegiatan itu, tambah dia, juga akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat luas terutama bagi generasi Z dan Milenial yang kini sedang membutuhkan pekerjaan.

“Jangan takut tidak laku dijual, saya pastikan barang-barang produk-produk lokal yang kita kurasi dan kita inkubasi ini akan dijual di rak-rak paling depan di KDKMP,” kata Ferry.

Baca juga: Menkop harapkan koperasi berskala besar jadi "kakak asuh" KDKMP

Baca juga: Menko Airlangga: MBG dan KDMP tak terdampak efisiensi anggaran

Baca juga: Menkop temui Dirut Agrinas bahas percepatan gerai Kopdes Merah Putih

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |