Menko Zulhas perintahkan Menteri LH gelar aksi bersih secara masif

3 hours ago 4
perlu aksi bersih secara masif dan terstruktur dalam penanganan sampah untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) memerintahkan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq untuk menjadi koordinator dalam aksi bersih secara masif untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI.

“Saudara-saudara, perlu aksi bersih secara masif dan terstruktur dalam penanganan sampah untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI. Dikoordinasikan oleh Kementerian LH,” ujar Zulhas dalam konferensi pers selepas Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta, Kamis.

Zulhas meminta agar aksi bersih tersebut nantinya melibatkan TNI, Polri, seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN maupun BUMD, hingga lembaga-lembaga pendidikan yang meliputi SD, SMP, SMA, universitas.

Selain itu, Zulhas juga meminta kepada Kementerian Agama untuk menggerakkan sekolah-sekolah agama, seperti madrasah, untuk turut serta menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah).

“Semua gerakan sampai tuntas dimulai dari awal, dari rumah tangga dipilah, kemudian buangnya sampai pengolahan akhir harus kita tuntaskan sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Zulhas.

Presiden Prabowo Subianto berencana meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI dalam waktu dekat sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersih di seluruh tanah air.

Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2), Prabowo menjelaskan bahwa ASRI memiliki arti aman, sehat, resik dan indah.

Menurut dia, gerakan ini menekankan pada perubahan nyata di lapangan, mulai dari kebersihan lingkungan hingga penataan ruang publik, untuk dapat menarik minat wisatawan mancanegara.

Dalam pelaksanaannya, Presiden ingin menekankan peran aktif seluruh instansi pemerintah untuk menjadi contoh.

Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah kegiatan kerja bakti atau korve secara rutin, termasuk melibatkan sekolah-sekolah.

"Semua instansi pemerintahan harus memimpin korve. Anak sekolah nggak apa-apa, pagi-pagi 10 menit, 15 menit, setengah jam. Kalau ratusan, ribuan itu, cepat itu. Modalnya nanti apa, modalnya gerobak-gerobak, truk-truk sampah, dan sebagainya," ucapnya.

Menurut Presiden, kegiatan bersih-bersih tidak perlu memakan waktu lama. Namun, jika dilakukan secara serentak dan masif, dampaknya akan sangat besar.

Baca juga: DPR siap kawal Gerakan Indonesia ASRI demi cegah krisis sampah

Baca juga: Menko Zulhas sebut Jakarta akan miliki pembangkit listrik dari sampah

Baca juga: Arahan Presiden, Menteri LH ingatkan pemda konsisten tangani sampah

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |