Bank Mandiri salurkan KUR Rp41 triliun bagi 360 ribu UMKM pada 2025

2 hours ago 4
Hal ini turut mencerminkan bagaimana KUR dapat menjadi ujung tombak komitmen Bank Mandiri dalam mendorong pemberdayaan dan inklusi UMKM,

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (kode emiten: BMRI) mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp41 triliun, atau meningkat sekitar 7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), bagi 360 ribu pelaku UMKM hingga akhir tahun lalu.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan, hal tersebut menunjukkan komitmen pihaknya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

“Hal ini turut mencerminkan bagaimana KUR dapat menjadi ujung tombak komitmen Bank Mandiri dalam mendorong pemberdayaan dan inklusi UMKM,” kata Riduan di Jakarta, Kamis.

Selain mendukung pemberdayaan UMKM, ia menyatakan bahwa perseroan juga terlibat aktif dalam berbagai program unggulan pemerintah lainnya, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembiayaan kepada lebih dari 153 mitra pelaksana program tersebut.

Baca juga: Ekonom Bank Mandiri perkirakan inflasi tetap terkendali pada awal 2026

Bank Mandiri juga menyalurkan Kredit Usaha Mikro (KUM) dan KUR kepada sebanyak 288 pemasok (supplier) atau pelaku UMKM yang mendukung ekosistem program MBG.

Perseroan juga memfasilitasi pengelolaan rekening bagi para pelaku UMKM tersebut untuk memastikan tata kelola keuangan program yang akuntabel, baik melalui rekening Bank Mandiri maupun virtual account.

Dalam upaya memperkuat ekonomi perdesaan, Riduan menyampaikan pihaknya turut mendukung 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta lebih dari 3.700 rekening Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes Bersama (BUMDesma).

Dukungan terhadap pembiayaan sektor produktif juga diberikan melalui penyaluran dana penempatan pemerintah berupa Sisa Anggaran Lebih (SAL), yakni sebesar Rp55 triliun per Desember 2025.

Baca juga: Danantara siap reformasi BUMN-BUMN besar mulai 2026

“(Dana SAL tersebut) telah kami salurkan sepenuhnya pada pembiayaan sektor-sektor produktif dan berdampak luas pada penciptaan lapangan kerja atau padat karya,” ujarnya.

Bank Mandiri juga memberikan dukungan terhadap sektor perumahan rakyat melalui penyaluran kredit program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk Program 3 Juta Rumah yang telah mencapai lebih dari 12 ribu unit.

Selain itu, perseroan turut memberikan kontribusi fiskal kepada negara melalui pembayaran pajak sekitar Rp27 triliun, dengan tren yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Secara akumulatif, kontribusi pajak Bank Mandiri mencapai Rp277 triliun dari tahun 2000 ke 2025, atau kurang lebih sejak Bank Mandiri didirikan,” ucap Riduan.

Baca juga: Bank Mandiri salurkan KUR Rp40,99 triliun hingga Desember 2025

Baca juga: P2MI luncurkan KUR Pekerja Migran Rp331 miliar mulai Maret 2026

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |