Menko Pangan cek kesiapan SPPG sediakan menu kering MBG saat Ramadhan

1 hour ago 1
Untuk sekolah umum dengan siswa Muslim, penyaluran dilakukan siang hari dengan menu makanan kering

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Somba Opu Tombolo 02 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadhan 1447 H.

Zulhas mengunjungi langsung dapur MBG sebagai pusat pengolahan dan pendistribusian makanan guna memastikan layanan gizi kepada penerima manfaat tetap berjalan tanpa terputus saat Ramadhan seiring dengan penyesuaian menu.

“Untuk sekolah umum dengan siswa Muslim, penyaluran dilakukan siang hari dengan menu makanan kering. Sementara bagi yang tidak berpuasa serta ibu hamil dan balita, penyaluran tetap seperti biasa,” kata Zulhas berdasarkan keterangannya, Jakarta, Jumat.

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas juga memastikan seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga penyaluran makanan, berjalan secara higienis, aman dan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.

SPPG Somba Opu Tombolo 02 saat ini melayani 2.817 penerima manfaat yang terdiri atas 2.620 siswa dan 197 tenaga pendidik di sembilan sekolah, dengan dukungan 50 tenaga yang meliputi relawan, kepala SPPG, ahli gizi dan akuntan.

Selain meninjau operasional dapur, Menko Pangan juga mengecek kesiapan SPPG dalam menyiapkan paket makanan kering MBG selama Ramadhan sebagai bagian dari penyesuaian menu.

Penyaluran MBG bagi pesantren, lanjut Zulkifli, dilakukan pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa agar tetap sesuai dengan pola kegiatan santri selama Ramadhan.

Kepala SPPG Somba Opu Tombolo 02 Faisal mengatakan pihaknya mulai menyesuaikan menu dari menu basah menjadi menu kering sebagai bagian dari persiapan Ramadhan.

“Biasanya kami mendistribusikan menu basah, namun untuk persiapan Ramadhan kami mulai menyiapkan menu kering seperti roti, kacang, dan susu UHT kemasan,” kata Faisal.

Ia menegaskan menu kering tersebut tetap disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi yang mencakup sumber karbohidrat, protein nabati, protein hewani, serta serat.

Zulhas menambahkan keberadaan ahli gizi di setiap SPPG merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan MBG tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi anak sekolah dan tenaga pendidik.

Dengan pendampingan tenaga profesional serta penyesuaian menu pada masa libur sekolah dan bulan Ramadhan, pemerintah berharap mutu layanan MBG tetap terjaga dan manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Hingga saat ini, Badan Gizi Nasional mencatat jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai sekitar 60 juta orang dengan 22.091 unit SPPG yang didukung lebih dari 924 ribu pegawai serta melibatkan puluhan ribu mitra dan pelaku UMKM di berbagai daerah.

Baca juga: Menko Pangan sebut harga di Makassar relatif stabil dan murah

Baca juga: Zulhas ungkap dukungan bangun proyek PSEL di TPA Antang Makassar

Baca juga: Menko Zulhas percepat 5 proyek listrik dari sampah dukung Gerakan ASRI

Baca juga: Menko Pangan: MBG menyesuaikan situasi di bulan Ramadhan

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |