Barunastra ITS siapkan kapal otonom baru untuk berlaga di AS

1 hour ago 1

Surabaya (ANTARA) - Tim riset Barunastra Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyiapkan kapal otonom Nala Ares Mark II untuk berlaga pada International RoboBoat Competition (IRC) 2026 di Florida, Amerika Serikat (AS), guna mempertahankan prestasi internasional.

“Mudah-mudahan tim Barunastra dapat membawa prestasi yang membanggakan tidak hanya untuk ITS, tetapi juga untuk Indonesia,” ujar Direktur Kemahasiswaan ITS Nur Syahroni ST MT PhD saat peluncuran kapal tersebut di ITS, Surabaya, Jumat.

Barunastra ITS tercatat sebagai juara umum Kompetisi Kapal Indonesia (KKI) 2025 dan peraih gelar Grand Champion IRC sebanyak enam kali sepanjang periode 2016 hingga 2025, prestasi yang belum pernah dicapai tim lain dalam sejarah kompetisi tersebut.

Pada IRC 2026 yang akan berlangsung pada 19–24 Februari, Barunastra ITS akan diwakili enam mahasiswa dengan pendampingan satu dosen pembimbing, dan bersaing dengan universitas ternama dunia seperti Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Georgia Institute of Technology (Georgia Tech).

Dosen Pembina Tim Barunastra ITS Dr Rudy Dikairono ST MT menjelaskan kapal otonom terbaru ini dibekali berbagai inovasi teknologi, antara lain sensor suara, sistem penembakan bola berbasis Global Positioning System (GPS), serta sistem terintegrasi yang dikembangkan selama sekitar satu tahun.

“Dengan fitur yang sedemikian rupa, kapal ini diharapkan mampu bersaing dengan tim lain dan meraih kembali gelar Grand Champion untuk kali ketujuh,” ujar dosen Departemen Teknik Elektro ITS tersebut.

Baca juga: Barunastra ITS bertekad pertahankan juara dunia di AS

Sesuai tema lomba Storm Response and Disaster Relief, kapal Nala Ares Mark II dirancang memiliki kemampuan navigasi otonom penuh, penghindaran rintangan, serta pelaksanaan misi mandiri dalam simulasi kondisi bencana dengan dukungan kecerdasan buatan (AI).

Ketua Tim Barunastra ITS Davin Abhinaya mengatakan timnya akan menghadapi enam misi pada IRC 2026, dengan dukungan sistem dua kamera depan dan belakang serta teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) untuk meningkatkan akurasi navigasi dan deteksi rintangan.

“Inovasi ini kami kembangkan untuk mempermudah navigasi, meningkatkan akurasi deteksi rintangan, dan mendukung penyelesaian enam misi pada kompetisi IRC 2026,” katanya.

Pengembangan kapal otonom ini juga diarahkan untuk mendukung aplikasi nyata, khususnya operasi tanggap darurat dan bantuan bencana di wilayah perairan Indonesia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau.

Keikutsertaan Barunastra ITS pada IRC 2026 sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta tujuan ke-14 tentang Ekosistem Laut melalui pengembangan teknologi maritim berkelanjutan.

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |