Washington (ANTARA) - Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump lebih memilih penyelesaian melalui jalur negosiasi dengan Iran dan menyerukan agar Teheran menerima kesepakatan yang ditawarkan Washington.
“Presiden telah menyatakan dengan jelas kepada Iran bahwa ia menginginkan penyelesaian melalui negosiasi. Saya pikir akan menjadi pilihan bijak bagi mereka untuk menerima tawaran tersebut,” kata Hegseth dalam pernyataannya pada Senin (9/2).
Dia menambahkan bahwa preferensi diplomatik pemerintahan Trump didukung oleh apa yang dideskripsikannya sebagai kemampuan militer AS yang tidak tertandingi.
“Dunia telah melihat kemampuan Amerika. Perdamaian melalui kekuatan, pencegahan dalam tindakan. Kami sudah keluar dari Iran bahkan sebelum Iran menyadari kami berada di sana. Tidak ada negara lain yang mampu melakukan hal itu,” ucapnya, merujuk pada serangan yang dilancarkan AS terhadap Iran selama perang 12 hari pada Juni lalu.
Baca juga: Trump sebut Iran berupaya hidupkan kembali program nuklir
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Iran dan Amerika Serikat bersiap untuk putaran negosiasi berikutnya, yang kembali digelar di Oman pada Jumat setelah hampir delapan bulan terhenti.
Negosiasi tidak langsung antara Teheran dan Washington sempat dihentikan akibat konflik pada Juni lalu, ketika Amerika Serikat menyerang hingga tiga lokasi nuklir utama Iran.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Iran ancam serang pangkalan AS di Teluk Persia jika diserang
Baca juga: Israel ancam serang Iran tanpa persetujuan AS
Baca juga: China dukung perundingan damai nuklir Iran
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































