Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa awak pers memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem kebudayaan di seluruh pelosok daerah Indonesia.
Dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, Fadli Zon telah beraudiensi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta, Jumat (6/2).
Pada kesempatan itu Fadli menekankan bahwa pembangunan kebudayaan di daerah saat ini masih berbentuk kolaborasi berbagai pihak.
Baca juga: Dewan juri tetapkan lima peraih Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2025
Pemerintah pusat terus mendorong penguatan ekosistem kebudayaan melalui berbagai kebijakan dan program, antara lain melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kebudayaan, penguatan sarana dan prasarana, standardisasi museum, serta pengembangan program budaya digital, film daerah, musik tradisi, dan manajemen talenta.
Dia menilai berbagai intervensi tersebut dapat berarti apabila pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama agar berbagai kebijakan dan program tersebut dapat berjalan secara optimal.
Melalui adanya inisiatif dari PWI, Fadli menyatakan keterbukaan Kementerian Kebudayaan untuk berkolaborasi lebih jauh.
Baca juga: Kapolri hadiri jalan santai PWI, tekankan sinergi dengan pers
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pers merupakan elemen penting dalam memperkuat ekosistem kebudayaan nasional serta memastikan keberlanjutan kebudayaan Indonesia di masa depan.
Direktur Anugerah Kebudayaan PWI Yusuf Susilo Hartono menekankan pentingnya peningkatan kapasitas wartawan kebudayaan, termasuk pemahaman terhadap berbagai objek pemajuan kebudayaan seperti tradisi lisan, seni rupa, seni pertunjukan, film, musik, dan sastra.
“Wartawan kebudayaan perlu memiliki panduan dan pemahaman substantif agar mampu menulis isu kebudayaan secara tepat, mendalam, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Baca juga: PWI dan Polri kolaborasi gelar anugerah jurnalistik sambut HPN 2026
Berikutnya, dia juga menyampaikan harapannya kepada Menteri Kebudayaan untuk menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) serta berpartisipasi dalam Dialog Kebudayaan yang akan diselenggarakan pada 8 Februari 2026 di Serang, Banten.
Kehadiran Fadli dalam acara diharapkan dapat menjadi pendorong semangat pemajuan kebudayaan yang ada di daerah.
Kepemimpinan daerah yang memiliki pemahaman kebudayaan, katanya, menjadi faktor penting dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal.
Baca juga: PWI beri 5 rekomendasi bagi kemajuan kebudayaan daerah pada HPN 2021
Yusuf turut menjelaskan mengenai Anugerah Kebudayaan PWI 2026 yang akan diselenggarakan bertepatan dengan peringatan HPN tahun ini. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi PWI kepada pemerintah daerah yang konsisten dalam upaya pelestarian kebudayaan lokal, serta kepada para wartawan yang berkontribusi aktif dalam pengawalan dan promosi kebudayaan daerah.
“Anugerah Kebudayaan PWI merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang memiliki kepedulian dan komitmen kuat terhadap kebudayaan. Hingga saat ini, sebanyak 58 bupati dan wali kota di berbagai daerah telah menerima penghargaan tersebut,” ujar Yusuf.
Baca juga: Bupati/ Wali Kota penerima Anugerah Kebudayaan PWI 2021
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































