Jakarta (ANTARA) - Tim Davis Indonesia mengusung misi besar untuk menuntaskan ambisi balas dendam atas Togo pada hari kedua babak playoff Piala Davis Grup II Dunia yang digelar di Stadion Tenis GBK, Jakarta.
Keunggulan sementara 2-0 di hari pertama menjadi pijakan kuat bagi skuad Merah Putih untuk menghapus memori kelam degradasi sejarah.
"Waktu kita kalah sama Togo itu benar-benar sedih dan kecewa banget rasanya. Itu bukan cuma sekadar kalah, tapi pertama kalinya kita turun ke Grup III sepanjang sejarah," kata petenis tunggal putra Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi usai bertanding, Sabtu.
"Jadi ini benar-benar kesempatan luar biasa bisa rematch."
Pada 2024, tim Indonesia terdegradasi dari Grup II Dunia setelah kalah 2-3 dari Togo. Akibat kekalahan itu, Indonesia turun ke Grup III zona Asia/Oceania.
Pada 2025, tim Indonesia berhasil kembali promosi ke Grup II Dunia setelah mendominasi Pool B. Saat itu, tim Indonesia menang 2-1 atas Suriah, menang 3-0 atas Kamboja, menang 3-0 atas Sri Lanka, dan menang 2-1 atas Yordania.
Rifqi menambahkan, keinginan untuk melakukan revans sudah muncul sejak sebelum undian dilakukan. Ia mengaku sempat berharap hasil drawing akan mempertemukan kembali kedua tim demi mengembalikan martabat tenis putra Indonesia ke Grup II Dunia.
Baca juga: Indonesia pimpin 2-0 atas Togo pada playoff Piala Davis Dunia II
Senada dengan Rifqi, Justin Barki menilai keunggulan 2-0 merupakan modal mental yang sangat krusial untuk menuntaskan misi tersebut lebih cepat.
Justin membawa Indonesia memimpin 2-0 atas Togo dengan mengalahkan Kwami Stanislas Dussey 6-0, 6-3. Sebelumnya, Rifqi membuka laga playoff hari pertama dengan kemenangan atas Noah Koffi 6-1, 6-1.
"Unggul 2-0 itu secara mental memang berbeda dibandingkan satu sama. Kami mengharapkan besok bisa tampil maksimal, semoga bisa mengunci kemenangan di skor 3-0 agar pertandingan bisa selesai lebih awal," ujar Justin.
Sementara itu, kapten tak bermain Indonesia Sebastian da Costa memastikan tidak akan mengendurkan kekuatan. Ia menegaskan tetap mempertahankan duet Justin Barki dan Christopher Rungkat di sektor ganda untuk memastikan poin kemenangan mutlak pada hari kedua, Minggu.
Meski hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan kemenangan atas Togo, laga playoff hari kedua masih menjadwalkan dua pertandingan tunggal Rifqi kontra Dussey, kemudian Justin melawan Koffi.
Baca juga: Rifqi Fitriadi bawa Indonesia unggul 1-0 atas Togo di Piala Davis
Baca juga: Kapten Togo: Kami datang dengan skuad muda untuk lawan Indonesia
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































