Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendukung Mr. Assaat sebagai pahlawan nasional, menurutnya ia merupakan sosok pentung dalam perjalanan sejarah Indonesia yang layak memperoleh perhatian melalui kajian sejarah yang komprehensif.
"Bagaimanapun, Mr. Assaat pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dalam masa Republik Indonesia Serikat (RIS). Beliau juga berperan dalam meresmikan Universitas Gadjah Mada pada tahun 1950," ungkap Menbud Fadli Zon dalam keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis.
Adapun putra mendiang yakni Iqbal Assaat mengatakan bahwa pengusulan gelar pahlawan nasional telah dimulai beberapa tahun lalu, namun sempat terhenti ketika pandemi COVID-19.
Baca juga: Fadli Zon dukung usulan Achmad Mochtar sebagai pahlawan nasional
Baca juga: Pengusulan gelar pahlawan KH Sholeh Darat masuk verifikasi lapangan
Proses pengusulan kembali dilanjutkan sejak Februari 2025 oleh Ikatan Keluarga Banuhampu bersama penulis dan sejarawan Hasril Chaniago sesuai prosedur pengusulan yang berlaku, salah satu upaya yang dilakukan dalam proses pengusulan adalah mengumpulkan berbagai dokumen pendukung.
Ada berbagai surat-surat pribadi, dokumen dan arsip keluarga, termasuk foto-foto bersejarah yang telah diserahkan kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Menteri Kebudayaan Fadli Zon berharap proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk Mr. Assaat dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Diantaranya melalui penguatan kajian sejarah, seminar ilmiah, serta dukungan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, sehingga jasa dan pengabdiannya terhadap bangsa dapat dipertimbangkan dalam proses pemberian gelar Pahlawan Nasional.
Audiensi ini dihadiri oleh Anggota DPR RI 1997-2024 komisi IX Darul Siska, Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga Rachmanda Primayuda dan Direktur Sejarah dan Permuseuman Endah Budi Heryani.
Pada Rabu (5/8) Menteri Fadli juga mendukung pengusulan ilmuwan Prof. Dr. Achmad Mochtar sebagai pahlawan nasional berkat jasa dan pengabdiannya kepada bangsa Indonesia.
Baca juga: Menbud sebut tradisi lisan bagian dari program pemajuan kebudayaan
Baca juga: Menteri Kebudayaan siapkan Museum Musik Indonesia di Bandung
Baca juga: Fadli: Peserta pemanfaatan Dana Indonesiaraya capai 15 ribu proposal
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































