Manchester United setelah bergabungnya Carlos Baleba

36 minutes ago 3
Jika gagal memberi pesan positif kala melawan Ipswich, maka Carrick akan kesulitan mendapatkan momentum bahwa United musim ini adalah tim berbeda yang siap menang.

Jakarta (ANTARA) - Manchester United sudah berpisah dengan Ruben Amorim, tapi beberapa gagasan pelatih yang kini menangani AC Milan itu tetap dipakai oleh Setan Merah, salah satunya adalah kebutuhan memiliki banyak stok gelandang bertahan.

Salah satu gelandang berprofil tinggi yang sangat diincar Amorim adalah Carlos Baleba.

Tapi baru di bawah Michael Carrick, United mendapatkan gelandang bertahan Brighton & Hove Albion dan timnas Kamerun itu dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan yang dipasang Brighton musim lalu.

Baleba baru saja meneken kontrak lima tahun dengan biaya transfer total 70 pound (Rp1,69 triliun), yang diharapkan menjadi imbuhan ampuh di ruang mesin utama permainan United.

Sebagai pelatih yang memiliki latar belakang gelandang, Carrick tahu betul bahwa kunci sukses sebuah tim adalah dominasi di lapangan tengah.

Namun berbeda dengan Amorim, Carrick lebih fleksibel.

Dia begitu memprioritaskan penguasaan tempo dan kerapian organisasi bermain, karena dengan cara ini dominasi total lapangan bisa dicapai sebuah tim.

Dengan keluwesannya itu, Carrick memang paling sering memasang formasi 4-2-3-1, tapi dia tak mengharamkan pola tiga bek tengah seperti dianut Amorim, dan bahkan pola 4-4-2 yang lebih pasif tapi bisa sangat mematikan dan agresif kala menyerang.

Namun pola apa pun yang dirangkul, Carrick selalu mensyaratkan adanya pemain-pemain sayap mumpuni yang disiplin menguasai tepi lapangan, dan sekaligus menuntut adanya gelandang tengah yang kuat secara fisik dan tajam membaca permainan guna membuka ruang di area tengah.

Dalam sistem bermain itu, para gelandang diharuskan piawai membaca jalannya pertandingan, ahli dalam mengatur tempo, dan aktif menjadi jembatan antarlini.

Filosofi bermain seperti ini umum dimiliki manajer-manajer berlatar belakang gelandang.

Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, dan Mikel Arteta adalah contoh-contoh pelatih berlatar belakang gelandang.

Arsenal sukses musim lalu karena kehadiran duet lapangan tengah, Declan Rice dan Martin Ordegaard.

Rice yang bergabung dengan Arsenal sejak Juli 2023 dan Odegaard yang sudah bersama The Gunners sejak Agustus 2021 adalah faktor yang tak bisa dilepaskan dari sukses Arteta menjuarai Liga Premier setelah 22 tahun tak bisa melakukannya.

Kini, Arsenal malah menambah kekuatan di lapangan tengah dengan membeli Bruno Guimaraes dari Newcastle United.


Jaga keseimbangan

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |