Jakarta (ANTARA) - Manchester United menjajaki transfer gelandang Brighton Carlos Baleba setelah terbuka kemungkinan melepas sang pemain dengan harga yang sesuai.
Mengutip ESPN di Jakarta, Rabu, Manchester United telah menghubungi Brighton untuk mengetahui valuasi Baleba.
United disebutkan telah melakukan kontak dengan Brighton untuk informasi mengenai valuasi gelandang tersebut.
Manchester United sebelumnya juga sempat menanyakan kemungkinan transfer Baleba pada musim panas 2025.
Namun, upaya tersebut tidak berlanjut setelah Brighton memasang harga 100 juta pound sterling atau sekira 136 juta dolar AS untuk pemain timnas Kamerun itu.
Baca juga: Jadwal MU di Liga Inggris 2026/2027 lengkap, ada derby Manchester
Manchester United saat ini meyakini Brighton mungkin bersedia menerima tawaran yang lebih rendah untuk Baleba yang berusia 22 tahun, sehingga minat klub berjuluk Setan Merah tersebut kembali menguat.
Brighton disebut bersedia melepas Baleba apabila valuasi yang mereka tetapkan terpenuhi. Tapi, Baleba masih menjalani pemulihan dari cedera pergelangan kaki yang dialami pada masa pramusim.
Brighton disebut bersedia memberikan izin bagi Baleba untuk pergi jika valuasi mereka terpenuhi.
Manchester United telah menghabiskan 85 juta pound sterling untuk mendatangkan dua gelandang pada bursa transfer musim panas 2026, yakni Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa.
Baca juga: Manchester United tegaskan tidak akan jual Bruno Fernandes
Baleba bergabung dengan Brighton dari Lille pada 2023 dan telah mencatatkan 92 penampilan di Liga Inggris selama tiga musim bersama klub tersebut.
Selain mengincar gelandang ketiga, Manchester United juga disebut tertarik mendatangkan bek kiri baru untuk memberikan persaingan bagi Luke Shaw.
Tim asuhan Michael Carrick akan mengawali kiprah mereka di Liga Inggris musim ini dengan bertandang ke markas klub promosi Hull City pada Sabtu.
Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































