Mahasiswa STIK gelar trauma healing bagi anak-anak di Nagan Raya Aceh

6 hours ago 1

Nagan Raya (ANTARA) - Mahasiswa STIK/PTIK Lemdiklat Polri menggelar trauma healing bagi anak-anak korban banjir bandang di Desa Tuwi Buya, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, sebagai upaya membantu pemulihan trauma kepada korban bencana alam.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa STIK/PTIK kepada masyarakat,” kata pimpinan rombongan STIK/PTIK Lekdiklat Polri, Kombes Pol Kristanto Yoga Dermawan dalam keterangan diterima di Nagan Raya, Rabu.

Ia mengatakan, trauma healing yang dilaksanakan ini merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya, di mana para mahasiswa STIK/PTIK telah melaksanakan trauma healing dan edukasi kebencanaan di SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Nagan Raya.

Kristanto Yoga mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.

Selain itu, para mahasiswa juga turut melakukan pemasangan sumur bor bagi masyarakat Desa Tuwi Buya, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk bantuan nyata untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih pascabencana yang sempat melanda wilayah tersebut.

Selain itu, para mahasiswa juga memberikan dukungan moril melalui kegiatan trauma healing guna memulihkan semangat dan kondisi psikologis warga.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk memberikan bantuan fisik berupa sumur bor, tetapi juga untuk memberikan dukungan moril kepada masyarakat agar tetap kuat, bangkit, dan optimis pascabencana,” katanya.

Menurutnya, Polri harus hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi serta menjadi penguat dalam setiap situasi, ujarnya.

Baca juga: 6.000 KK terdampak banjir Aceh Barat terima daging bantuan Presiden

Baca juga: Penyintas bencana di Lut Tawar jalani tarawih perdana

Baca juga: Ponpes Darul Mukhlisin gunakan pendekatan agama untuk trauma healing

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |