Livano Comenencia, pengukir sejarah timnas Curacao

5 days ago 8
Kami berlatih dan bermain di lapangan yang kondisinya kurang baik. Namun kami bertarung dengan darah, keringat dan air mata. Kami pantas berada di Piala Dunia.

Jakarta (ANTARA) - Nama Livano Comenencia belum pernah bersinar seterang sekarang. Kisahnya dikulik dan dibicarakan, seiring masa lalunya ditampilkan dalam deretan kata artikel-artikel media internasional.

Comenencia menjadi buah bibir setelah mengukir sejarah untuk timnas Curacao dengan melesakkan gol pertama mereka di Piala Dunia saat bersua Jerman pada laga Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Amerika Serikat, Senin (15/6) dini hari WIB.

Saking berartinya gol tersebut bagi masyarakat dan insan sepak bola Curacao, kekalahan 1-7 dari Jerman seolah-olah terlupakan begitu saja.

Timnas Curacao, yang berstatus tim debutan di Piala Dunia 2026, dianggap sudah memberikan upaya maksimal, bahkan sejak fase kualifikasi.

Dengan penduduk hanya kurang lebih 156 ribu orang, yang membuat Curacao menjadi negara terkecil yang pernah berkompetisi di Piala Dunia, sulit membayangkan mereka mampu tampil di Piala Dunia 2026 dari fase kualifikasi.

Akan tetapi, di bawah bayang-bayang pesimisme, Curacao tetap fokus. Memulai kualifikasi dari putaran kedua zona Concacaf, Curacao tampil apik dan dominan.

Catatan mereka mentereng, empat kali menang dari empat pertandingan yang tentu saja menempatkan mereka di posisi puncak Grup C putaran kedua klasifikasi.

Melaju ke putaran ketiga, Curacao lagi-lagi tidak terkalahkan dengan torehan tiga kemenangan dan tiga kali seri yang membuat mereka menjuarai Grup B dan lolos ke Piala Dunia 2026, Piala Dunia pertama Curacao sejak negara tersebut mendapatkan status otonominya pada 2010.

Dari banyak pemain yang memperkuat Curacao pada kualifikasi tersebut, Livano Comenencia menjadi salah satu yang paling menonjol.

Mampu mengisi posisi bek kiri, kanan dan gelandang bertahan, pemain berumur 22 tahun itu merupakan tipe pesepak bola versatile yang diidamkan banyak pelatih termasuk juru taktik timnas Curacao, Dick Advocaat.

Baca juga: Jerman awali Grup E dengan cukur debutan Curacao 7-1

Baca juga: Curacao tetap bangga walau dibantai 1-7 oleh Jerman

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |