Jakarta (ANTARA) - Tim nasional esports Indonesia nomor PUBG Mobile memastikan tempat di babak utama Asian Games 2026 Aichi-Nagoya setelah menempati peringkat kedua pada Grand Final babak kualifikasi yang berlangsung di Vietnam, Minggu.
Hasil tersebut menempatkan Indonesia sebagai runner-up di bawah Pakistan yang menjadi juara kualifikasi. Delapan negara, termasuk Indonesia, berhak melaju ke babak utama cabang esports nomor PUBG Mobile pada Asian Games 2026.
"PUBG Mobile juga memastikan diri lolos dari 12 tim di Grand Final. Kita finis di peringkat dua. Peringkat satunya Pakistan, juara dunia PMGO Juni 2026," kata pelatih kepala timnas esports Indonesia Richard Permana kepada ANTARA melalui pesan singkat.
Richard mengatakan Pakistan akan menjadi salah satu rival utama Indonesia pada babak utama nanti. Meski demikian, ia menilai performa tim Merah Putih mengalami peningkatan signifikan dibandingkan penampilan pada hari pertama kualifikasi.
Menurut dia, perubahan performa tersebut terlihat jelas hingga tim mampu menutup turnamen dengan hasil yang memuaskan.
"Kita mengembalikan performa 180 derajat dari kualifikasi hari pertama PUBG Mobile versus Grand Final. Memang sangat jelas terlihat," ujar Richard.
Baca juga: Timnas MLBB Indonesia lolos ke babak utama Asian Games 2026
Ia menambahkan penampilan di Vietnam belum mencerminkan kemampuan terbaik tim. Tim pelatih masih akan berupaya menyempurnakan permainan melalui program persiapan menuju Asian Games 2026.
"Inilah beberapa versi kecil dari performa timnas PUBG Mobile Indonesia yang bisa kita perlihatkan sedikit banyak. Versi final form-nya kita akan coba rajut lagi, mudah-mudahan ada di pelatnas, dan kita tampilkan seutuhnya di main event di Aichi-Nagoya," kata Richard.
Richard juga mengapresiasi dukungan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) yang dinilai berperan penting dalam persiapan seluruh tim esports Indonesia yang berlaga pada kualifikasi Asian Games.
Menurut dia, dukungan tersebut membantu proses pembinaan, adaptasi antarpemain, hingga penerapan sistem permainan yang dirancang tim pelatih.
Sementara itu, pemain timnas PUBG Mobile Fazriel Haikal Aditya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan selama perjuangan tim pada babak kualifikasi.
Baca juga: Timnas esports Honor of Kings lolos ke babak utama Asian Games 2026
"Terima kasih yang sudah mendukung Timnas Indonesia. Dukungan kalian sangat berarti bagi kami. Semoga kalian semua yang sedang berjuang bisa merasakan bangganya membawa nama Indonesia," kata Haikal.
Timnas PUBG Mobile Indonesia diperkuat oleh Fazriel Haikal Aditya, Juventino Ryan Jeremy R., Micho Ananda Pratama W., Muh Fathyn Zilhaq S., dan Sharfan Syahman Shodiq, di bawah arahan pelatih Deni Fianda dan asisten pelatih Bintang Prakoso P.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Arab Saudi, Kirgizstan, Vietnam, Thailand, Sri Lanka, Turkmenistan, Filipina, Kazakhstan, Tajikistan, Yordania, dan Hong Kong. Tim Merah Putih lolos ke Grand Final setelah menempati peringkat kelima fase grup.
Sementara Grup B dihuni oleh Mongolia, Uzbekistan, Irak, Bahrain, Nepal, Malaysia, Uni Emirat Arab, Laos, Myanmar, Oman, Pakistan, dan Brunei Darussalam
Pada Grand Final, Indonesia menutup babak kualifikasi di posisi kedua di belakang Pakistan. Selain Indonesia dan Pakistan, tiket ke babak utama Asian Games 2026 juga diraih Vietnam, Thailand, Yordania, Uzbekistan, Nepal, dan Myanmar.
Baca juga: Timnas esports Naraka Bladepoint lolos ke babak utama Asian Games 2026
Baca juga: Timnas esports Identity V lolos ke babak utama Asian Games 2026
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































