Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu, untuk melihat secara langsung pengembangan sagu sebagai komoditas unggulan daerah sebagai sumber nilai tambah ekonomi melalui hilirisasi.
Melalui keterangan Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Minggu, Wapres memperoleh paparan mengenai berbagai upaya pengembangan sagu yang telah berjalan selama empat tahun. Program tersebut mengintegrasikan pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat adat, hingga pengolahan produk turunan sagu guna meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Penanggung jawab Sekolah Lapang Sagu Anton menjelaskan bahwa sekolah ini memiliki karakteristik berbeda dibandingkan sekolah lapang sagu di daerah lain. Di Asmat lebih menitikberatkan pada penguatan ekonomi lokal berbasis budaya masyarakat setempat.
"Yang di sini lebih ke memperkuat aspek lokal. Jadi, kalau yang di Meranti itu teknologi industri Sagu untuk skala besar. Yang disiplin skala lokal, Bapak Wapres. Jadi, di sini nanti lebih banyak pendekatan budaya. Sekaligus, di sini mengembangkan hilirisasinya," kata Anton.
Saat ini, kawasan Sekolah Lapang Sagu Asmat memiliki luas sekitar enam hektare dan dikelola melalui kerja sama antara Keuskupan dengan pemerintah daerah.
Selain menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan sagu, lokasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengolahan produk turunan sagu yang bernilai tambah bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Anton juga menyampaikan bahwa tantangan utama yang masih dihadapi adalah akses menuju lokasi yang menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan kawasan.
Kunjungan Wapres ke Sekolah Lapang Sagu sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong penguatan pangan lokal berbasis potensi daerah.
Pengembangan sagu di Asmat dinilai memiliki peran strategis tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjaga warisan budaya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat melalui pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Baca juga: Wapres dukung penguatan komoditas pangan lokal di Papua
Baca juga: Wapres siap perluas MBG di Asmat, kerja sama dengan gereja
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































