Jakarta (ANTARA) - Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mengatakan keterbukaan Jakarta tidak berarti tanpa batas dan tanpa arah, sehingga para pendatang perlu memiliki bekal utama dan kesiapan yang matang sebelum mengadu nasib di Ibu Kota Jakarta.
"Pendatang baru harus benar-benar mempersiapkan diri dengan baik. Bekal utama yang harus dimiliki adalah keahlian, kompetensi, serta tujuan yang jelas," kata Kenneth di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, dibalik tradisi mudik Lebaran Idul Fitri, terselip fenomena tahunan, yakni bertambahnya pendatang baru ke Jakarta saat arus balik.
Dia menegaskan Jakarta memang kota terbuka, tetapi tidak untuk mereka yang datang tanpa arah, sehingga tidak berujung menjadi beban sosial.
Menurut Bang Kent, sapaan akrab Hardiyanto Kenneth, datang ke Jakarta tidak cukup hanya bermodal nekat. Para pendatang diharapkan memiliki rencana yang matang serta niat sungguh-sungguh untuk berkontribusi secara produktif, bukan sekadar mencoba peruntungan.
Lebih lanjut, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu mendorong agar para pendatang juga membawa semangat investasi, sekecil apa pun bentuknya. Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kalau bisa, datang ke Jakarta itu sekaligus membawa semangat untuk berusaha, misalnya dengan membuka usaha mandiri, memberdayakan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), atau bahkan menciptakan lapangan kerja. Hal ini akan sangat membantu perekonomian sekaligus mendukung program Pemerintah Jakarta," ujar Kent.
Baca juga: Pendatang baru di Jakarta diminta siapkan kelengkapan dokumen diri
Di sisi lain, dia turut menyoroti potensi persoalan sosial yang dapat timbul apabila urbanisasi tidak diiringi kesiapan. Ia pun mengingatkan agar para pendatang tidak menjadi beban bagi kota Jakarta.
Kent menilai kondisi tersebut tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berdampak pada ketertiban umum serta citra Jakarta sebagai kota metropolitan.
Oleh karena itu, dia menegaskan Jakarta tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin datang dan berjuang, selama memiliki kesiapan, tanggung jawab, dan tujuan yang jelas.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Jajaran DPRD, lanjut dia, terus mendorong kebijakan penataan urbanisasi yang lebih terarah melalui penguatan ekonomi di daerah asal, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta pengawasan sosial di wilayah ibu kota.
"Kami percaya, dengan niat baik dan kerja keras, para pendatang bisa menjadi bagian dari solusi, bukan beban. Kota Jakarta bukan hanya tempat mencari penghidupan, tapi juga ruang untuk berkontribusi dan tumbuh bersama," tegas Kent.
Baca juga: Pramono imbau pendatang siapkan diri sebelum bekerja di Jakarta
Baca juga: Pendatang baru wajib tahu, ini prosedur lapor diri di Jakarta
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































