Komisi X DPR dukung pembentukan Dewan Insinyur, amanah UU Keinsinyuran

4 hours ago 3
Sebenarnya Dewan Insinyur itu sudah diamanatkan dalam UU, namun hingga kini masih belum terlaksana

Jakarta (ANTARA) - Komisi X DPR RI mendukung pembentukan Dewan Insinyur sebagai bentuk legitimasi insinyur Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

"Sudah menjadi tugas kami untuk membantu dan melindungi program keinsinyuran yang tengah digagas," kata Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dalam rapat Komisi X bersama PII, PGRI, dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Menurutnya, pembentukan Dewan Insinyur merupakan salah satu amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, namun hingga kini masih belum terlaksana. Ia mengatakan Komisi X DPR RI siap untuk membantu agar pembentukan Dewan Insinyur berjalan dengan baik sesuai dengan UU yang berlaku.

Baca juga: Persatuan Insinyur: Prioritas sektor industri kunci jadi negara maju

“Sebenarnya Dewan Insinyur itu sudah diamanatkan dalam UU, namun hingga kini masih belum terlaksana. Dengan tidak adanya Dewan Insinyur itu dampaknya bagaimana dan apa yang bisa kami lakukan agar pembentukan ini berjalan dengan baik," kata dia.

Hetifah meyakini keputusan yang digagas Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto itu merupakan wujud konkret dari konektivitas antara dunia riset dengan dunia pendidikan tinggi.

Sebelumnya Mendikdasmen Brian Yuliarto mendorong pembentukan Dewan Insinyur sebagai bentuk legitimasi insinyur Indonesia yang tergabung dalam PII saat menerima audiensi pengurus PII di kantor Kemdiktisaintek, Senin (24/2).

Baca juga: PII Desak DPR Sahkan Undang-undang Profesi Insinyur

Menteri Brian menugaskan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek) Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani untuk membentuk tim kajian yang akan merumuskan tahapan-tahapan yang diperlukan untuk mengokohkan eksistensi PII.

"Saya harap tim kajiannya ini nanti melibatkan PII juga, lalu hasil rumusannya kita bawa ke pemerintah untuk bisa disetujui. Kita optimalkan potensi-potensi yang ada dan kita sinergikan. Output-nya mendukung gagasan AstaCita Presiden Prabowo," kata dia.

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |