KKP: KNMP di Batam diharapkan tingkatkan pendapatan masyarakat pesisir

15 hours ago 5
Harapannya pendapatan nelayan yang tadinya mungkin sedikit bisa menjadi lebih meningkat

Batam (ANTARA) - Wakil Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Didit Herdiawan Ashaf mengatakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir melalui penguatan kolaborasi nelayan.

Didit mengatakan Batam menjadi salah satu daerah yang memiliki tiga lokasi KNMP, yakni di Sekanak Raya, Pulau Kasu, dan Sembulang, yang diharapkan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan.

"Kemarin kami sudah meninjau KNMP Sekanak Raya, dan hari ini saya titip kepada masyarakat di sekitar KNMP Batam untuk merawatnya dengan baik dan bekerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih. Harapannya pendapatan nelayan yang tadinya mungkin sedikit bisa menjadi lebih meningkat," kata Didit di Batam, Selasa.

Ia mengatakan pada KNMP juga akan dikembangkan program budidaya ikan tematik, sehingga dapat saling terintegrasi antara kawasan pesisir maupun wilayah sekitar.

"Di sinilah nanti terjadi kerja sama antara kawasan pesisir dengan daerah lainnya sehingga terjadi peningkatan pendapatan bagi masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, pembangunan KNMP tidak hanya ditujukan untuk membangun sarana dan prasarana kawasan pesisir, tetapi juga menjadi model pengembangan ekonomi berbasis kelautan.

"Tahun ini kami sudah menyelesaikan sekitar 100 Kampung Nelayan Merah Putih sebagai model. Pengembangannya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah," kata Wamen KKP.

Ia menjelaskan sebelum pembangunan dilakukan, pemerintah terlebih dahulu melakukan asesmen terhadap lokasi untuk memastikan status lahan telah memenuhi prinsip clear, clean, and free sehingga pelaksanaan program berjalan tanpa kendala.

Wamen Didit juga menegaskan KKP tidak akan meninggalkan masyarakat setelah pembangunan selesai.

"Setelah pembangunan tidak kami tinggalkan. Ada tim penyuluh, tim pendamping, dan tim pengawas agar kampung nelayan ini benar-benar berjalan dan menjadi bagian dari peningkatan pendapatan masyarakat nelayan," ujarnya.

Didit turut menambahkan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia pada 2026.

“Target ini harus bisa dilaksanakan dan operasional, serta harus bisa menyentuh masyarakat nelayan. Disamping meningkatkan pendapatan, juga untuk meningkatkan asupan protein untuk masyarakat sekitar,”

Menurutnya, keberadaan KNMP juga diharapkan memperkuat rantai pasok bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kerja sama dengan Kopdes Merah Putih.

Ia berharap tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Batam dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah kepulauan.

Sesuai pantauan ANTARA di KNMP Sembulang, beberapa fasilitas sudah mulai digunakan oleh masyarakat setempat, seperti dermaga untuk kapal penangkap ikan. Selain itu, fasilitas lain seperti bengkel kapal, penyimpanan ikan, gerai dan sentra kuliner sudah siap untuk dimanfaatkan.

Baca juga: BP Taskin inisiasi program pengentasan kemiskinan di Galang Batam

Baca juga: Pemerintah siapkan SPPI kelola koperasi dan kampung nelayan

Baca juga: Mendongkrak ekonomi warga pesisir di perbatasan lewat Kampung Nelayan

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |