Kevin Diks: Herdman adalah pelatih yang sangat detail dan kaya taktik

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pemain timnas Indonesia Kevin Diks menyebut John Herdman adalah pelatih yang sangat detail dan juga kaya akan taktik.

Ia menyebut, pendekatan yang dilakukan Herdman juga berbeda dari dua pelatih timnas yang pernah melatihnya sebelumnya, Shin Tae-yong dan juga Patrick Kluivert.

"Perbedaannya, tentu setiap pelatih itu berbeda," buka Kevin, saat ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Saya pikir John sangat detail dan sangat kuat secara taktik. Dia menuntut banyak dari kami, tapi dia juga tahu apa yang dia harapkan dari setiap pemain, dan itu sangat penting," tambah dia.

Pemain Borussia Moenchengladbach itu mengatakan, pendekatan yang dilakukan Herdman membuat timnya lebih solid. Ia juga menyinggung bahwa pendekatan taktik mantan pelatih timnas Kanada itu mudah dipahami oleh para pemain, karena ia menempatkan setiap pemain sesuai kualitasnya.

Baca juga: Gaya permainan Indonesia akan rangkum semua hal baik di timnas

"Itu hal yang penting," tegas Kevin, bek yang tahun ini akan menginjak usia 30 tahun.

Soal adaptasi di dalam tim di era pelatih baru ini, Kevin juga merasa tak ada masalah. Kata dia, hal ini tak lepas dari pendekatan awal yang dilakukan Herdman jauh-jauh hari sebelum kini bersua langsung dengan para pemain-pemainnya.

"Ya, saya pikir kami beradaptasi dengan sangat cepat. Apa yang dia minta dari kami sangat jelas. Sebenarnya ini tidak dimulai minggu ini saja. Sejak dia ditunjuk sebagai pelatih, dia sudah menghubungi banyak pemain, mungkin lebih dari 40 pemain. Itu menunjukkan seperti apa dirinya dan bagaimana dia mempersiapkan kami untuk periode ke depan," tambah dia.

Baca juga: John Herdman incar keberhasilan lolos ke Piala Dunia 2030

Sementara itu, di laga debut Herdman dalam kemenangan 4-0 atas Saint Kitt dan Nevis, Jumat lalu, Kevin mengemban peran yang berbeda.

Jika biasanya ia bermain di belakang, entah itu sebagai bek tengah atau bek sayap, pada laga itu ia bermain lebih tinggi sebagai gelandang kanan dalam formasi yang di atas kertas tertulis 4-4-2, namun dalam praktiknya begitu dinamis karena bisa berganti-ganti sesuai situasi di lapangan.

"Saya pemain yang sangat dinamis, jadi saya hanya melakukan apa yang pelatih minta. Mau di belakang, di tengah, atau di sayap, tidak masalah. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim dan negara," tutup Kevin, bek yang sudah mencetak empat gol di Bundesliga.

Baca juga: Ketua PSSI ajak penggemar memerahkan SUGBK di ajang FIFA Series

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |