Denpasar, Bali (ANTARA) - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berkomitmen untuk menyinergikan dukungan untuk pengembangan berbagai potensi ekonomi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, mulai dari perkebunan, pertanian, hingga perikanan.
Wakil Bupati (Wabup) Katingan Firdaus menemui Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi di Jakarta, Jumat pagi, untuk memaparkan berbagai potensi ekonomi serta tantangan yang dihadapi oleh para pelaku usaha di daerah tersebut.
Kabupaten Katingan memiliki potensi perkebunan kelapa sawit, perkebunan karet, serta pertanian padi sekaligus fasilitas pabrik penggilingan padi berkapasitas hingga 1,5 ton per jam serta fasilitas cold storage dan pabrik es untuk industri perikanan.
Namun, wilayah tersebut tidak memiliki sarana dan prasarana pendukung yang memadai. Jalan kampung, jalan poros, dan jembatan seringkali berlumpur saat hujan sehingga sulit dilalui masyarakat, sementara kondisi pelabuhan feri juga kurang layak.
Baca juga: Enam kawasan transmigrasi jadi lokasi penempatan TEP 2026
Baca juga: Pemkab Sorsel usulkan revitalisasi kawasan transmigrasi ke kementerian
Viva menyatakan, pihaknya menjalin berbagai kerja sama dengan kementerian, BUMN, dan perusahaan swasta nasional maupun dari luar negeri untuk membangun kawasan transmigrasi.
Terkait pengembangan infrastruktur pertanian dan perikanan, ia mengatakan pihaknya akan bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU), Kementerian Pertanian (Kementan), maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Bahkan bisa bekerja sama dengan pemerintah dan perusahaan dari China,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Denpasar, Bali, Jumat malam.
Sementara untuk perbaikan fasilitas jalan, jembatan, dan pelabuhan di Katingan, Viva menuturkan hal tersebut akan disinergikan dengan kementerian terkait.
“Meski di Katingan belum ada kawasan transmigrasi, maka aspirasi yang ada kami koordinasikan dengan kementerian terkait. Kami dukung berbagai pembangunan untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.
Ia menyampaikan, saat ini di Katingan baru ada Satuan Pemukiman (SP) transmigrasi di Pulau Malan, Pulau Tewang Beringin, dan Hyang Bana SP-1.
“Penempatan transmigran ada yang di tahun 2007, ada pula di tahun 2011/2012. Di dua satuan pemukiman itu ada 950 kepala keluarga,” imbuhnya.
Sejumlah daerah yang telah berkembang menjadi kawasan transmigrasi di Kalimantan Tengah antara lain Belantikan Raya (Kabupaten Lamandau), Jelai (Kabupaten Sukamara), Lamunti dan Dadahup (Kabupaten Kapuas), Tumbang Jutuh (Kabupaten Gunung Mas), serta Arut Selatan dan Kotawaringin Lama (Kabupaten Kotawaringin Barat).
Baca juga: Kementrans revitalisasi 45 daerah untuk atasi ketimpangan wilayah
Baca juga: Mentrans sebut ukuran sukses transmigrasi kini kesejahteraan
Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































