Kemensos pindahkan KBM siswa SRMP Pamekasan ke Sampang

1 week ago 5
Yang dipindah ke Sampang nanti adalah semuanya, yakni siswa angkatan pertama dan kedua

Pamekasan (ANTARA) - Kementerian Sosial Republik Indonesia memindahkan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Pamekasan ke Kabupaten Sampang untuk tahun pelajaran 2026-2027.

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Wilayah Madura, Jawa Timur Hanafi di Pamekasan, Rabu, mengatakan hal itu dilakukan, karena Sampang telah memiliki gedung permanen, sedangkan di Pamekasan masih dalam proses pembangunan.

"Pemindahan siswa SR ke Sampang ini, hanya sementara, dan nanti akan kembali lagi ke Pamekasan setelah proses pembangunan gedung di Pamekasan selesai," katanya.

Sampang merupakan satu-satunya kabupaten di Pulau Madura yang telah memiliki gedung permanen Sekolah Rakyat dan mulai dioperasikan pada tahun pelajaran 2026-2027 ini.

Baca juga: Sekolah yang tidak menerima pendaftaran

Sebelumnya, kegiatan belajar mengajar di SRMP 29 Pamekasan digelar di bekas gedung Akademi Keperawatan di Desa Buddagan, Pamekasan.

Pada pembukaan pendaftaran kala itu, sebanyak 50 orang menjadi peserta didik di sekolah rakyat tersebut.

Pada tahun pelajaran 2026-2027 ini, SRMP 29 Pamekasan hanya menerima kuota sebanyak 30 orang, atau satu rombongan belajar.

"Jadi, yang dipindah ke Sampang nanti adalah semuanya, yakni siswa angkatan pertama dan kedua," kata Hanafi.

Baca juga: Kemensos targetkan pembangunan empat Sekolah Rakyat di Papua

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan Herman Hidayat Santoso menyatakan, Pemkab Pamekasan telah mengusulkan sebanyak empat lokasi pembangunan Sekolah Rakyat kepada pemerintah pusat.

Masing-masing di Desa Campor dan Desa Rangperang Daja, Kecamatan Proppo, lalu Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, serta Desa Bicorong, Kecamatan Pakong," katanya.

Sesuai ketentuan, proses penentuan lahan oleh pemerintah pusat paling lambat Juli 2026, sedangkan pembangunan akan dimulai pada 2027.

"Dengan demikian, siswa yang telah mengikuti kegiatan belajar sejak tahun pelajaran 2025/2026 dan 2026/2027, termasuk peserta didik baru tahun ajaran 2027/2028, diharapkan dapat menempati gedung permanen yang disiapkan pemerintah tersebut," kata.

Baca juga: Pemkab Batang targetkan Sekolah Rakyat mulai dibangun Juni-Juli 2026

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |