Kemendikdasmen gandeng McGill University latih kompetensi guru

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng McGill University Kanada untuk melatih para guru dalam meningkatkan kompetensi pada bidang konseling, kepemimpinan hingga pembelajaran mendalam (deep learning).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengatakan kerja sama dengan McGill University diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru di Indonesia.

Baca juga: Kemendikdasmen: Guru akui rasakan dampak ragam kebijakan pendidikan

"Mitra baru kami adalah McGill University yang sudah kami tandatangani MoU-nya, juga sudah ada launching program pelatihan guru untuk konseling, kemudian pembelajaran mendalam, kepemimpinan dan kepekaan,” kata Mendikdasmen Mu'ti di Kota Depok, Jawa Barat, Selasa.

Lebih lanjut, ia mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan untuk mempercepat penguatan kompetensi pendidik, pemimpin sekolah, dan sistem pendukungnya, sehingga layanan pendidikan bermutu, inklusif, dan berkelanjutan dapat menjangkau lebih banyak anak Indonesia.

“Penguatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah adalah investasi yang berdampak besar dan berjangka panjang. Guru dan pemimpin sekolah yang berkualitas merupakan kunci daya ungkit perbaikan pendidikan yang berkelanjutan,” ujar Mu’ti.

Adapun program ini, kata dia, dirancang sebagai inisiatif lima tahun yang memperkuat pendidikan guru dan kepemimpinan sekolah, antara lain melalui program International Leadership in Education and Administrative Development (ILEAD) di Faculty of Education McGill.

Sasaran utamanya ialah widyaiswara, guru dalam jabatan, kepala sekolah, serta administrator pendidikan agar memiliki perangkat kepemimpinan di kelas, sekolah, dan struktur tata kelola pendidikan.

Selain sektor pendidikan, lanjutnya, kemitraan keduanya juga mendukung peningkatan kapasitas nasional pada bidang-bidang strategis lain, seperti kesehatan yang keberlanjutan.

Baca juga: Mendikdasmen paparkan target kesejahteraan-kompetensi guru TA 2026

Baca juga: Wamendikdasmen ajak guru di daerah tingkatkan kompetensi

Bentuk dukungan, lanjutnya, ialah mencakup fellowship, pendidikan lanjutan bagi guru, hibah riset, inisiatif berbagi pengetahuan, serta program pengembangan kepemimpinan.

Berkenaan dengan hal tersebut, katanya, McGill juga membuka kesempatan bagi mahasiswa pascasarjana Indonesia sebagai peserta pelatihan riset untuk melaksanakan sebagian penelitian tesis di bawah supervisi profesor McGill.

“Kemitraan ini tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga membuka jalur pengembangan talenta lintas sektor yang relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia di masa depan,” kata Mu’ti.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |