Kemdiktisaintek gelar lomba video pendek untuk cegah kekerasan seksual

4 hours ago 2
Perguruan tinggi harus hadir sebagai ruang yang aman dan memberi pelindungan bagi seluruh warga kampus

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggelar kompetisi video pendek bertema “Kampus Aman, Bebas dari Kekerasan” sebagai bagian dari sosialisasi program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek, Khairul Munadi menyampaikan bahwa kampus harus menjadi ruang yang aman, inklusif dan bebas dari semua bentuk kekerasan. Perguruan tinggi memiliki peran penting bukan hanya sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai penggerak budaya akademik yang sehat, bermartabat, dan berkeadilan.

"Perguruan tinggi harus hadir sebagai ruang yang aman dan memberi pelindungan bagi seluruh warga kampus. Kami mendorong partisipasi aktif warga kampus untuk menyuarakan nilai-nilai kampus yang aman dan bebas dari kekerasan. Tidak ada toleransi pada semua bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Dirjen Dikti mengatakan, kompetisi video pendek ini diharapkan menjadi wadah kreativitas, sekaligus sarana kampanye untuk memperkuat pemahaman mengenai PPKPT.

Baca juga: Peneliti: Perlu komitmen kolektif putus kekerasan seksual di kampus

Di samping itu, kompetisi video pendek ini sekaligus mengafirmasi Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 yang secara rinci mengatur perilaku bermartabat akademisi di lingkungan perguruan tinggi.

"Melalui kompetisi ini, ia meyakini semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam gerakan nyata untuk menciptakan kampus yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan," ucapnya.

Diketahui, kompetisi ini ditujukan untuk mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, dan seluruh warga kampus di perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di dalam maupun luar negeri.

Melalui karya video singkat, peserta diajak untuk menampilkan pesan-pesan kuat yang relevan dan berdampak, yang menyentuh emosi dan kesadaran publik, sekaligus sebagai deklarasi bagi civitas akademika untuk menolak segala bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Adapun jadwal pelaksanaan kompetisi adalah sebagai berikut:

2 Mei 2026: Sosialisasi dan pengumuman kompetisi

2–17 Mei 2026: Pengumpulan karya

17–23 Mei 2026: Proses penilaian

26 Mei 2026: Pengumuman pemenang

Informasi lengkap mengenai kompetisi dapat diakses melalui akun Instagram resmi Ditjen Dikti, sedangkan Buku Saku PPKPT tersedia melalui tautan linktr.ee/ppkpt2025.

Baca juga: GWS: Institusi pendidikan harusnya hadirkan ruang digital aman

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |