Kasus BMW listrik tabrak lari ojol di Kembangan Jakbar berujung damai

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Insiden tabrak lari yang melibatkan sebuah mobil listrik BMW dan pengendara ojek online (ojol) di Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (22/6), berujung damai setelah kedua pihak menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto mengatakan kedua belah pihak akhirnya telah sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui mediasi yang difasilitasi polisi.

“Intinya kedua belah pihak baik dari pengendara BMW dan dari keluarga ojol yang diwakili anaknya sudah langsung kami bantu untuk mediasi dan sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” ucap Joko saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Joko menuturkan, hasil kesepakatan yang dicapai dalam mediasi tersebut merupakan ranah pribadi kedua belah pihak. Ia juga menyebut polisi hanya memfasilitasi mediasi kedua pihak dalam menyelesaikan kasus tersebut.

“Terkait kesepakatannya apa, tentunya kita tidak bisa masuk dalam ranah itu. Nanti dianggapnya intervensi, penyidik hanya menyiapkan fasilitas untuk mediasi di kantor,” ujar Joko.

Joko menegaskan polisi mengedepankan pendekatan restorative justice untuk memenuhi rasa keadilan bagi kedua pihak dalam kasus tersebut. Hal itu disampaikan terkait dugaan bantahan sopir BMW listrik telah menabrak korban.

“Permasalahan sudah selesai secara kekeluargaan. Kami mengedepankan restorative justice, artinya terpenuhinya rasa keadilan seseorang,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil listrik menjadi sasaran amukan massa usai diduga menabrak seorang pengendara sepeda motor di Jalan Meruya Selatan, tepatnya Universitas Mercu Buana, Kembangan, Jakarta Barat, Senin.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto, menyebut bahwa dalam insiden tersebut, korban berinisial S yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi B-6242-VDR terluka.

"Luka lecet pada bagian tangan dan kaki, berobat ke RSUD Kembangan," kata Joko.

Awalnya, kendaraan listrik bernomor polisi B-77-NRI dikemudikan oleh AW melaju di Jalan Meruya Selatan dari arah utara ke selatan.

"Sesampainya di depan Universitas Mercu Buana, mobil itu menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Sutiyo, yang melaju dari arah selatan ke utara," kata Joko.

Tabrakan itu yang kemudian membuat Sutiyo terluka dan sepeda motornya rusak pada sejumlah bagian.

Baca juga: Sebuah BMW listrik diamuk massa usai tabrak lari pemotor di Kembangan

Baca juga: Kabur usai tabrak lari di Jakbar, pengemudi BMW listrik akhirnya dibekuk polisi

Baca juga: Polisi amankan pengemudi mobil yang berkendara ugal-ugalan di Jakpus

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |