Jakarta (ANTARA) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat keandalan infrastruktur jalan tol melalui pekerjaan preservasi di sejumlah ruas Jasa Marga Group untuk menjaga kualitas perkerasan jalan, sekaligus memastikan konektivitas dan mobilitas masyarakat tetap berjalan secara aman dan lancar.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan, preservasi menjadi bagian penting dari pengelolaan aset jalan tol secara berkelanjutan. Infrastruktur jalan tol menghadapi beban lalu lintas tinggi setiap hari sehingga pemeliharaan diperlukan untuk mempertahankan kualitas dan umur layanan jalan.
“Jasa Marga terus melanjutkan pekerjaan preservasi secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas jalan tol tetap prima,” ujar Rivan dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Kamis.
Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), Jasa Marga melakukan preservasi secara berkala dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing ruas mencakup patching, Scrapping & Filling (SF), hingga rekonstruksi perkerasan.
Menurut Rivan, pemeliharaan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan kualitas jalan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan pengguna jalan. Karena itu, pelaksanaan pekerjaan dirancang dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di masing-masing ruas.
Mayoritas pekerjaan preservasi dilakukan pada malam hingga dini hari ketika volume kendaraan relatif lebih rendah. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan dampak pekerjaan terhadap mobilitas masyarakat.
Selain itu, lajur yang terdampak pekerjaan dilengkapi dengan rambu peringatan dan perangkat pengamanan. Petugas operasional juga disiagakan selama 24 jam untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.
Preservasi saat ini dilakukan di sejumlah ruas Jasa Marga Group. Di Jalan Tol Jakarta-Tangerang, misalnya, pekerjaan meliputi rekonstruksi perkerasan dan patching. Sementara di Jalan Tol Dalam Kota dilakukan pekerjaan SF dan patching. Adapun di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, pekerjaan meliputi patching, SF, dan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik sesuai kondisi lapangan.
Jasa Marga menilai pemeliharaan jalan tol juga memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi. Jalan tol yang andal dapat membantu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus distribusi barang dan logistik antardaerah.
Sebagai perusahaan BUMN pengelola infrastruktur jalan tol, Jasa Marga berkomitmen menjaga kualitas aset melalui pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi mobilitas, serta mendukung produktivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk turut mendukung kelancaran pekerjaan preservasi dengan memperhatikan rambu, menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan preservasi berlangsung. Kami terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik melalui pelayanan jalan tol yang lancar, aman dan nyaman. Dengan menempatkan pelanggan sebagai pusat dari setiap layanan, kami berupaya untuk meminimalkan dampak terhadap perjalanan masyarakat melalui pengaturan lalu lintas, pemilihan waktu pekerjaan hingga pengamanan yang memadai di lokasi pekerjaan," ujar Rivan pula.
Pengguna jalan juga dapat memantau informasi lalu lintas dan lokasi pekerjaan melalui aplikasi Travoy maupun menghubungi Call Center Jasa Marga 133.
Baca juga: Mendorong penguatan standar pelayanan minimal jalan tol
Baca juga: Jasa Marga: Pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 terkendali
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































