Jakarta (ANTARA) - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) mengandeng Feel Good Network melakukan kerja sama guna mengoptimalkan potensi komersial Jakarta Internasional Stadium (JIS) melalui pengelolaan "naming rights" stadion tersebut.
Direktur Bisnis & Operasional PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Adi Adnyana, menyatakan kerja sama tersebut sekaligus untuk memperkuat posisi JIS sebagai salah satu aset sponsorship paling prestisius di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
"Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya untuk terus mengembangkan model pengelolaan aset yang inovatif, profesional, dan berkelanjutan," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Jakarta International Stadium merupakan aset strategis kota yang dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar stadion, tambahnya, JIS hadir sebagai destinasi olahraga, hiburan, dan ruang publik yang membanggakan masyarakat Jakarta.
Selain itu, tambahnya, sekaligus mendukung transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berbudaya.
Kemitraan dengan Feel Good Network dalam pengelolaan naming rights (hak penamaan) tersebut, menurut dia menjadi langkah penting untuk menghadirkan mitra korporasi yang tepat, yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga mampu memperkuat identitas, daya tarik, dan reputasi JIS di tingkat global.
Baca juga: DKI jajaki kerja sama dengan San Siro Stadium terkait tata kelola JIS
Baca juga: Pramono: JIS bukan sekadar stadion, tapi masa depan Jakarta
Melalui kemitraan tersebut, Feel Good Network akan mendukung pengelolaan dan pengembangan strategi komersialisasi naming rights JIS secara menyeluruh, mulai dari penyusunan strategi pemasaran, pengelolaan proses tender, pendampingan negosiasi, hingga implementasi kerja sama bersama mitra sponsor yang terpilih.
Sebagai stadion berstandar internasional yang telah menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga, hiburan, dan kegiatan berskala global, lanjut Adi, JIS memiliki nilai strategis yang tidak hanya terletak pada fungsi infrastrukturnya, tetapi juga pada kekuatan brand dan eksposur yang dimilikinya.
Program naming rights , tambahnya diharapkan dapat menghadirkan kolaborasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak sekaligus mendukung keberlanjutan pengelolaan aset kota.
Sebagai bagian dari proses komersialisasi naming rights JIS, Jakpro bersama Feel Good Network akan menjalankan sejumlah tahapan strategis yang diawali dengan market sounding untuk memetakan minat pasar dan mengidentifikasi potensi kemitraan.
Tahapan tersebut akan dilanjutkan dengan penjajakan kepada sejumlah perusahaan dan brand yang dinilai memiliki kesesuaian dengan karakter, nilai, dan positioning JIS sebagai stadion berstandar internasional.
Setelah proses penjajakan selesai, Jakpro akan melaksanakan tender terbatas (by invitation only) dengan mengundang korporasi dan brand pilihan yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Pendekatan ini dirancang untuk memastikan proses berlangsung secara profesional dan menghasilkan kemitraan yang mampu memberikan nilai strategis bagi seluruh pihak.
Baca juga: Akses Stasiun JIS Segera Beroperasi, KAI Perkuat Konektivitas Lintas Tanjung Priok yang Terus Tumbuh
Baca juga: Pramono minta Jakpro jadikan JIS lebih dekat dan bermanfaat bagi warga Priok
Naming rights JIS akan ditawarkan dalam skema kerja sama berdurasi lima tahun untuk memberikan kepastian, stabilitas, dan visibilitas jangka panjang bagi mitra sponsor, sekaligus memaksimalkan potensi brand exposure yang dimiliki JIS sebagai destinasi olahraga, hiburan, dan ruang publik unggulan di Jakarta.
Melalui inisiatif naming rights ini, Jakpro berharap dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan dunia usaha sekaligus memperkuat keberlanjutan pengelolaan aset kota.
"Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong inovasi pembiayaan, optimalisasi aset daerah, dan penguatan posisi Jakarta sebagai kota global yang kompetitif di tingkat internasional, "ujar Adi Adnyana.
CEO Feel Good Network, Wisnu Satya Putra, menyatakan optimis terhadap potensi besar yang dimiliki JIS sebagai platform kolaborasi antara sektor publik dan dunia usaha.
"JIS merupakan aset dengan nilai strategis dan potensi komersial yang sangat besar. Kami melihat peluang untuk menghadirkan kemitraan yang tidak hanya memberikan manfaat bisnis, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi pengembangan ekosistem olahraga, hiburan, dan gaya hidup di Jakarta," katanya.
Baca juga: Alasan JIS jadi venue konser Avenged Sevenfold di Jakarta
Baca juga: Pramono harap konser BTS digelar di JIS pada Desember 2026
Pewarta: Subagyo
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































