Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Setia Diarta menilai industri kendaraan beroda dua memiliki resiliensi cukup tinggi, bisa konsisten tumbuh dari tahun ke tahun.
"Sementara kendaraan roda empat masih menghadapi tantangan dengan mengalami penetrasi selama dua tahun berturut-turut, segmen roda dua justru menunjukkan pertumbuhan yang konsisten di tahun 2025," katanya di Karawang Timur, Jawa Barat, Rabu.
"Pasar domestik kendaraan roda dua mencatatkan penjualan lebih dari 6,4 juta unit atau tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun 2024," ia menambahkan.
Dia menyampaikan bahwa selama tahun 2025 ekspor kendaraan beroda dua mencapai 540 ribu unit dengan nilai sekitar Rp10,5 triliun.
"Capaian ini menegaskan bahwa industri roda dua di Indonesia masih memiliki resiliensi yang cukup tinggi di tengah dinamika pasar domestik dan global," katanya.
Baca juga: QJMotor pastikan pabrik di Indonesia mulai beroperasi Januari 2026
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sebelumnya memproyeksikan bahwa industri roda dua di Indonesia pada tahun 2026 masih berpeluang tumbuh meski menghadapi beberapa tantangan.
"Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta sampai 6,7 juta unit," kata Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala.
Kontribusi pembelian kendaraan secara kredit yang tahun lalu mencapai sekitar 65 persen, menurut dia, menunjukkan kontribusi penting perusahaan pembiayaan sebagai pendukung pertumbuhan permintaan kendaraan beroda dua.
"Tahun lalu diwarnai penurunan daya beli terutama di masyarakat ekonomi menengah dan mereka memilih membeli sepeda motor untuk menopang kegiatan ekonomi produktif mereka. Ini juga membuat market tahun lalu tetap tumbuh meski tidak besar," kata Sigit.
Baca juga: Honda telah memproduksi 100 juta kendaraan beroda dua
Baca juga: TVS capai tonggak produksi satu juta unit kendaraan di Indonesia
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026


















































