Jakarta (ANTARA) — Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, penyedia teknologi, dan pemangku kepentingan untuk mendorong inovasi, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan ketahanan industri di Indonesia.
Deputy Event Director Energy & Engineering Series Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito mengatakan IEE Series tidak hanya menjadi ajang pameran industri, tetapi juga platform yang mempertemukan berbagai sektor untuk mendorong penerapan teknologi dan inovasi.
“IEE Series sebagai platform kolaborasi multisektor untuk mendorong industri hijau dan memperkuat pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Hanung dalam Media Briefing IEE Series 2026 di Jakarta, Rabu (19/8).
Menurut dia, IEE Series dirancang untuk mempertemukan teknologi dengan kebutuhan nyata industri, termasuk melalui penerapan teknologi pada tingkat operasional maupun strategis.
“Pameran dirancang mendukung integrasi teknologi secara langsung di tingkat operasional dan strategis,” katanya.
Hanung menambahkan, perkembangan industri semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Karena itu, IEE Series diharapkan menjadi ruang bagi pelaku industri untuk mengenal inovasi sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi.
Dalam kesempatan yang sama, Deputy of System and Strategy Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menekankan pentingnya memasukkan aspek ketahanan dan mitigasi risiko dalam pembangunan industri dan infrastruktur.
“Kita harus membawa Sustainable Resilience dari konsep menjadi praktik. Ukurannya bukan hanya berapa banyak program yang kita miliki, tetapi sejauh mana program-program tersebut saling terhubung, saling memperkuat, dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Raditya dalam pernyataan yang dikutip dari BNPB.
Ia mengatakan pembangunan berkelanjutan membutuhkan keterhubungan antara pengurangan risiko bencana, adaptasi perubahan iklim, dan pembangunan lintas sektor.
Menurut dia, kolaborasi tersebut penting karena aktivitas industri dan pembangunan infrastruktur memiliki keterkaitan dengan keselamatan, ketahanan lingkungan, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi risiko.
IEE Series 2026 akan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, yang terdiri atas Energy Week pada 2–5 September 2026 dan Engineering Week pada 9–12 September 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai sektor, antara lain energi dan kelistrikan, pertambangan, konstruksi, minyak dan gas, serta teknologi pendukung industri.
IEE Series 2026 diharapkan memperkuat konektivitas antara industri, pemerintah, investor, penyedia teknologi, dan masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan solusi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi dan mendukung pembangunan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Dengan menggabungkan perspektif industri dan kebencanaan, penyelenggaraan IEE Series 2026 diharapkan tidak hanya menciptakan peluang bisnis dan investasi, tetapi juga mendorong lahirnya solusi untuk memperkuat ketahanan industri dan pembangunan nasional.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































