Gaza (ANTARA) - Seorang wanita Palestina yang sedang hamil meninggal dunia pada Sabtu (12/9) setelah ditembak oleh pasukan Israel di sebelah selatan Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan.
Koresponden WAFA melaporkan perempuan bernama Iman Shalouf dan janinnya itu meninggal dunia karena luka yang diderita akibat tembakan pasukan Israel tiga hari lalu.
Sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 11 Oktober 2025 lalu, jumlah korban tewas akibat serangan Israel meningkat menjadi 1.359 orang, dengan 4.571 warga Palestina terluka dan 831 jenazah telah dievakuasi.
Ratusan korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalanan karena tim ambulans dan tim penyelamat masih belum dapat menjangkau mereka.
Selain itu, jumlah korban tewas akibat perang yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza hingga kini telah meningkat menjadi 73.670, dengan 174.682 warga Palestina terluka, sejak 7 Oktober 2023.
Sumber: WAFA
Baca juga: BRICS desak upaya lebih besar dalam penyelesaian konflik dunia
Baca juga: Trump: Perang AS-Iran dapat berakhir dalam waktu sangat dekat
Baca juga: Kisah jurnalis di Gaza yang tetap bekerja dalam perang dan duka
Baca juga: PBB peringatkan persediaan kebutuhan pokok di Jalur Gaza menipis
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































