Ibas sampaikan belasungkawa atas wafatnya Juwono Sudarsono

1 month ago 11

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya mantan Menteri Pertahanan Prof. Juwono Sudarsono.

Bagi Ibas, sosok Juwono bukan sekadar pejabat negara, melainkan seorang intelektual besar, guru bangsa, dan teknokrat sejati yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kemajuan Indonesia lintas generasi kepemimpinan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Hari ini Indonesia berduka. Kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, seorang begawan ilmu hubungan internasional dan pertahanan yang sangat bersahaja. Atas nama pribadi, keluarga, dan Fraksi Partai Demokrat, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” kata Ibas dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Ibas mengenang Juwono sebagai sosok unik yang dipercaya oleh berbagai era kepemimpinan nasional, mulai dari masa Presiden Soeharto hingga Presiden ke-6 RI, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca juga: SBY kenang Juwono Sudarsono sosok satukan pandangan militer dan sipil

Dedikasinya sebagai Menteri Pertahanan pada masa kepemimpinan Gus Dur dan SBY mencatatkan sejarah penting dalam reformasi sektor pertahanan dan keamanan nasional.

“Beliau adalah sosok yang mampu menjembatani berbagai dinamika politik dengan profesionalisme dan integritas yang luar biasa. Jasa beliau sangat besar dalam meletakkan fondasi pertahanan negara yang modern namun tetap mengedepankan nilai-nilai demokrasi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran multifaset almarhum yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di masa Presiden Habibie serta Menteri Negara Lingkungan Hidup.

“Beliau adalah contoh nyata abdi negara yang tuntas. Di mana pun beliau ditempatkan, beliau selalu memberikan standar moral dan intelektual yang sangat tinggi.”

Baca juga: Mahfud MD kenang mantan Menhan Juwono Sudarsono sebagai ilmuwan besar

Sebagai pimpinan MPR RI, Ibas juga mengagumi konsistensi almarhum dalam dunia pendidikan sebagai Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia.

Menurutnya, warisan pemikiran Prof. Juwono akan terus hidup melalui ribuan murid dan karya-karya ilmiahnya.

“Sederet penghargaan yang beliau terima, mulai dari Bintang Mahaputera Adipradana hingga yang terbaru Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2025, adalah bukti nyata bahwa negara sangat menghargai ketulusan pengabdian beliau. Beliau mengajar kita bahwa kekuasaan adalah amanah untuk mendidik dan melayani,” tegas Ibas.

Menutup pernyataannya, Ibas mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Selamat jalan, Prof. Juwono Sudarsono. Terima kasih atas segala bimbingan, dedikasi, dan teladan yang telah diberikan bagi bangsa ini. Semoga segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” tutur Ibas.

Baca juga: Juwono Sudarsono dimakamkan secara militer di TMP Kalibata

Baca juga: Kemenhan pasang bendera setengah tiang atas wafatnya Juwono Sudarsono

Baca juga: Mengenang Juwono Sudarsono: gagal jadi wartawan malah jadi menteri

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |