Jakarta (ANTARA) - Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) memperoleh pengakuan internasional dalam acara International Engineering Alliance Meetings (IEAM) 2026 di Afrika Selatan.
Sekretaris Jenderal PII Teguh Haryono mengatakan badan dalam naungan PII yang menjalankan fungsi akreditasi pendidikan tinggi teknik dan keinsinyuran di Indonesia tersebut mendapatkan status Provisional Signatory Sydney Accord dan Provisional Signatory Dublin Accord.
“Pencapaian ini memperluas pengakuan internasional terhadap sistem akreditasi pendidikan keteknikan Indonesia. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama berbagai pemangku kepentingan dalam membangun sistem penjaminan mutu pendidikan keteknikan yang kredibel, transparan, dan selaras dengan standar internasional,” ujar Teguh dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Baca juga: PII umumkan Indonesia jadi tuan rumah IEAM 2027
Lebih lanjut Teguh menjelaskan Sydney Accord mengakui IABEE dalam hal kesetaraan substansial program pendidikan engineering technology (teknologi teknik, red.).
Sementara Dublin Accord, kata dia, berfokus pada pengakuan program pendidikan untuk engineering technician (teknisi teknik, red.).
Kedua hal tersebut, lanjut dia, merupakan bagian dari kerangka pengakuan internasional yang mendukung kesetaraan mutu pendidikan teknik lintas negara.
“Status Provisional Signatory Sydney Accord dan Dublin Accord menunjukkan bahwa sistem akreditasi yang dikembangkan Indonesia telah mendapatkan pengakuan dan kepercayaan dari komunitas Internasional,” katanya.
Baca juga: PII temui Sekjen Kemenlu untuk persiapan agenda diplomasi keinsinyuran
Selain itu, dia mengatakan pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas tata kelola akreditasi pendidikan keteknikan Indonesia terus berkembang dan semakin sejajar dengan praktik terbaik dunia.
Ia memandang pencapaian tersebut memberikan manfaat strategis bagi perguruan tinggi, mahasiswa, lulusan, dan industri nasional.
Ia juga memandang pengakuan internasional yang semakin luas terhadap program-program terakreditasi IABEE akan membuka peluang lebih besar bagi kolaborasi akademik, mobilitas profesional, dan peningkatan daya saing lulusan Indonesia di tingkat global.
Baca juga: PII sebut Konferensi Insinyur se-ASEAN didukung Wali Kota Bandung
Pewarta: Rio Feisal
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































