Hyundai Ioniq masuk China, kenalkan mobil konsep "Venus" dan "Earth"

2 weeks ago 11

Jakarta (ANTARA) - Hyundai resmi memboyong merek mobil listriknya, Ioniq, ke pasar China dengan menghadirkan ekosistem khusus kendaraan listrik dengan nama “Ioniq Universe”.

Disiarkan Car News China pada Jumat waktu setempat, hal ini ditandai dengan debut dua mobil konsep, yakni Venus Concept dan Earth Concept.

Selain itu, Hyundai juga mengonfirmasi akan memperkenalkan kendaraan produksi massal pertama yang dirancang khusus untuk pasar China dalam ajang Beijing Auto Show 2026.

Baca juga: Hyundai IONIQ 6 N sabet penghargaan "World Performance Car 2026"

Dalam tiga tahun ke depan, Hyundai berencana meluncurkan berbagai model kendaraan listrik bertenaga baterai (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV), mencakup tipe SUV dan coupe.

Hyundai menyebut “Ioniq Universe” sebagai ekosistem yang dirancang khusus bagi konsumen China, dengan konsep menempatkan pengguna sebagai pusat utama. Dalam pendekatan ini, seluruh produk dan layanan Ioniq diibaratkan mengorbit konsumen layaknya planet mengelilingi matahari.

Sejalan dengan konsep tersebut, Hyundai akan menamai model-model Ioniq di China berdasarkan nama planet.

Baca juga: Hyundai dan Kia buka lembar baru di industri elektrifikasi

Venus Concept dan Earth Concept menjadi model pertama yang diperkenalkan sebagai gambaran arah desain dan teknologi mobil listrik ke depan untuk pasar China.

Venus Concept mengusung desain aerodinamis dengan eksterior berwarna emas dan profil lengkung tunggal. Mobil ini dilengkapi berbagai elemen futuristik seperti atap ringan, spoiler transparan, serta sistem pencahayaan berbentuk huruf V.

Di bagian interior, mobil ini menghadirkan kabin imersif dengan pencahayaan bergaya kristal dan kursi ergonomis yang memadukan kenyamanan dan nuansa sporty.

Baca juga: Hyundai tambahkan tema Pokmon ke sistem infotainment

Sementara itu, Earth Concept mengusung karakter tangguh dengan inspirasi dari elemen alam. Desain eksteriornya menampilkan garis tegas dan tekstur menyerupai formasi geologi, serta dilengkapi fitur roof rail dan pintu tersembunyi dengan mekanisme bukaan ganda.

Interior Earth Concept dirancang dengan konsep “Little Earth” yang menghadirkan kabin tenang dan nyaman, termasuk penggunaan kursi berbasis modul udara untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Dalam pengembangan teknologi, Hyundai menggandeng perusahaan teknologi China Momenta untuk menghadirkan teknologi berkendara otonom berbasis AI yang disesuaikan dengan kondisi jalan lokal.

Selain itu, Hyundai juga akan menggabungkan mesin pembakaran internal dengan baterai melalui skema extended-range guna menjawab kekhawatiran konsumen terkait jarak tempuh mobil listrik.

Baca juga: Pemasok Hyundai, Gangfeng Lithium, mulai produksi baterai 650 Wh/kg

Baca juga: Genesis siap hadir di RI, masuki tahap konsultasi dengan pelanggan

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |