Jakarta (ANTARA) - Lembaga kemanusiaan Human Initiative (HI) menargetkan sebanyak 26 ribu pekurban dalam program "Qurbanweek 2026" untuk memperluas distribusi hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan target tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang melibatkan lebih dari 21 ribu pekurban.
"Kami berharap jumlah pekurban tahun ini meningkat karena akan berdampak pada distribusi kurban yang lebih luas. Tahun lalu, kami telah mengajak lebih dari 21 ribu pekurban, dan tahun ini, kami menargetkan sebanyak 26 ribu pekurban," kata Tomy dalam peluncuran "Qurbanweek 2026" di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (17/5).
Menurut dia, peningkatan jumlah pekurban diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi hewan kurban sekaligus mendukung para peternak lokal yang menjadi mitra Human Initiative di berbagai daerah.
Peluncuran "Qurbanweek 2026" yang digelar di kawasan Tugu Sepeda, Jakarta Pusat, melibatkan masyarakat, komunitas, dan relawan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
Dalam kegiatan tersebut, Human Initiative menggelar sejumlah aktivitas, di antaranya senam kemanusiaan, pemeriksaan kesehatan gratis, parade kampanye kurban, hingga penampilan alat musik tradisional sasando.
Baca juga: Human Initiative gandeng peternak lokal lewat program sebar kurban
Tomy mengatakan kurban tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial melalui distribusi pangan bergizi bagi masyarakat di wilayah pelosok.
Dia menuturkan Human Initiative terus mendorong penyaluran kurban yang amanah, sesuai syariat, dan tepat sasaran melalui program Sebar Qurban.
Sementara itu, Wakil Presiden Human Initiative Andjar Radite mengatakan lembaganya telah melaksanakan amanah penyaluran hewan kurban selama 26 tahun.
Dia menyebutkan distribusi hewan kurban difokuskan bagi masyarakat kurang mampu, terutama di wilayah Indonesia bagian timur, seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.
“Di wilayah T3 (tertinggal, terdepan, dan terluar), masyarakat bahkan hanya sekali dalam setahun menikmati daging sapi, sehingga distribusi kurban sangat dinantikan,” ungkap Andjar.
Selain di dalam negeri, lanjut dia, Human Initiative juga menyalurkan hewan kurban untuk masyarakat di Palestina.
Baca juga: Human Initiative luncurkan Sebar Qurban 2026, target 309 ribu penerima
Baca juga: PDHI-Human Initiative perkuat kerja sama pastikan hewan kurban sehat
Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































