Jakarta (ANTARA) - Huawei resmi memperkenalkan nova 16s Series di pasar global melalui acara peluncuran di Munich, Jerman dengan membawa kamera 200MP dan fitur fotografi AI.
Dilansir dari laporan Gizmochina pada Rabu (2/9) waktu setempat, Huawei nova 16s Series terdiri atas Huawei nova 16s dan Huawei nova 16s Pro.
Huawei nova 16s Pro menjadi model tertinggi dengan kamera utama 200MP RYYB Ultra-Large Sensor. Sistem kamera tersebut dilengkapi kamera True-to-Colour di bagian depan dan belakang serta dua sensor multispektral 1,5MP yang masing-masing ditempatkan di bagian depan dan belakang.
Sensor tersebut digunakan untuk melakukan kalibrasi warna berdasarkan kondisi lingkungan sehingga dapat membantu menghasilkan warna yang lebih akurat dalam berbagai situasi pencahayaan.
Dengan begitu, jepretan kamera Huawei nova 16s Pro tetap terlihat baik meski dalam kondisi pencahayaan yang menantang.
Baca juga: Huawei MatePad Air: Spesifikasi, fitur, dan harga di Indonesia
Sensor RYYB 200MP juga dirancang untuk menangkap lebih banyak cahaya sekaligus mempertahankan detail pada area gelap, gradasi area terang, dan warna alami.
Teknologi tersebut juga ditujukan untuk mengurangi perubahan warna akibat perbedaan temperatur warna pada berbagai kondisi pencahayaan.
Sementara itu, Huawei nova 16s standar membawa kamera utama 50MP dengan teknologi True-to-Colour untuk menghasilkan warna kulit dan objek yang lebih natural.
Kedua model tersebut juga dibekali fitur yang mampu mengatasi masalah umum dalam fotografi luar ruang, seperti area terang yang terlalu putih, hingga warna kulit yang tampak pudar.
Selain itu, Huawei membekali nova 16s Series dengan sejumlah fitur fotografi dan penyuntingan berbasis kecerdasan artifisial (AI).
AI Composition memberikan panduan komposisi secara langsung untuk membantu pengguna mendapatkan framing yang lebih seimbang.
Sementara AI Move memungkinkan objek dalam foto dipindahkan ke posisi lain dengan menyesuaikan pencahayaan dan kedalaman gambar.
Ada pula AI De-Glare untuk mengurangi pantulan yang tidak diinginkan pada permukaan atau kaca serta AI Remove yang memungkinkan pengguna menghapus orang atau objek yang mengganggu dari foto hanya dengan satu sentuhan.
Untuk foto kelompok, fitur AI Best Expression dapat memilih ekspresi atau senyum terbaik dari setiap orang berdasarkan beberapa foto. Fitur tersebut kemudian dapat menggunakan penggantian wajah dengan satu sentuhan untuk menghasilkan foto yang lebih baik.
Baca juga: Huawei Mate XT 2 hadir dengan RAM 16GB dan penyimpanan hingga 2TB
Huawei menyebut ketersediaan sejumlah fitur AI dapat berbeda berdasarkan negara dan wilayah.
Di bagian layar, Huawei nova 16s Pro menggunakan bagian belakang berbahan kaca dengan lapisan matte yang memberikan tekstur halus. Perangkat ini memiliki ketebalan 7,1 mm dengan bobot 218 gram.
Ponsel tersebut mengusung desain layar datar 2.5D dengan bezel tipis yang dibuat simetris. Huawei nova 16s standar tersedia dalam empat pilihan warna, yakni Isle Blue, Breathing Crystal, Starry Black, dan Sky White.
Huawei nova 16s Pro memiliki layar berukuran 6,84 inci dengan tingkat kecerahan tinggi dan refresh rate adaptif 1-120Hz.
Layar tersebut memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 6.000 nit pada level kecerahan gambar rata-rata 1 persen dan kecerahan dinamis hingga 4.000 nit pada level kecerahan gambar rata-rata 20 persen.
Panel juga mendukung AI HDR serta peredupan PWM frekuensi tinggi 2.160Hz yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan mata ketika layar digunakan dalam kondisi minim cahaya. Fitur AI HDR dapat digunakan saat melihat foto melalui aplikasi Galeri.
Sementara itu, Huawei nova 16s standar menggunakan layar berukuran 6,68 inci dengan tingkat kecerahan tinggi.
Sedangkan dari segi baterai, Huawei nova 16s Pro dibekali baterai berkapasitas 7.000mAh yang mendukung pengisian daya cepat 100W menggunakan kabel.
Baca juga: Masuk pasar Indonesia, Huawei Pura 90s bawa telefoto 200 MP & fotografi AI
Baca juga: Huawei FreeClip 2 S rilis di Indonesia dengan harga Rp3 jutaan
Baca juga: Huawei Pura 90s Series masuk Indonesia, simak spesifikasi dan harganya
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































