Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan klaim bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait terdeteksinya fenomena squall line (garis badai) yang disebut sedang terbentuk di Samudra Hindia dan bergerak menuju Jawa, sehingga Jakarta dan sekitarnya diklaim siaga satu.
Diketahui, squall line merupakan salah satu tipe badai yang tersusun dalam satu garis, sering kali disertai angin kencang dan hujan lebat.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Kabar penting bagi warga Jabodetabek dan sekitarnya yang berencana merayakan malam pergantian tahun di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini merilis peringatan dini terkait terdeteksinya fenomena Squall Line atau garis badai memanjang yang sedang terbentuk di Samudra Hindia dan bergerak menuju pesisir selatan serta utara Jawa. Citra satelit memperlihatkan barisan awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat padat dan panjang, yang berpotensi membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir tepat pada tanggal 31 Desember malam hingga 1 Januari pagi.
Istilah Squall Line menjadi viral dan banyak dicari di Google karena dampaknya yang bisa lebih merusak daripada badai biasa. Angin kencang yang dihasilkan bisa bersifat destruktif (merobohkan baliho/pohon), dan curah hujannya bisa memicu banjir kilat dalam hitungan jam. BMKG mengimbau penyelenggara acara tahun baru untuk menyiapkan rencana cadangan (indoor) dan masyarakat diminta untuk terus memantau aplikasi info cuaca secara real-time.”
Namun, benarkah BKMG umumkan siaga satu fenomena squall line di Jakarta?
Unggahan yang menarasikan BKMG umumkan siaga satu badai disertai angin kencang dan hujan lebat di Jakarta. Faktanya, BMKG menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah merilis pernyataan maupun peringatan dini dengan narasi seperti yang beredar. (Facebook)Penjelasan:
BMKG melalui Instagram resminya menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah merilis pernyataan maupun peringatan dini dengan narasi seperti yang beredar, termasuk klaim adanya squall line yang mengarah ke Jawa dan ancaman badai ekstrem khusus pada malam tahun baru.
Hingga saat ini, tidak ada rilis resmi BMKG yang membenarkan informasi tersebut, sehingga klaim BMKG umumkan siaga satu squall line di Jakarta adalah tidak benar.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa informasi cuaca hanya melalui kanal resmi, seperti situs bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, dan aplikasi Info BMKG, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Klaim: BKMG umumkan siaga satu badai disertai angin kencang dan hujan lebat di Jakarta
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































