Gunung Semeru erupsi luncurkan awan panas sejauh 2.500 meter

4 hours ago 1

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami erupsi dengan meluncurkan awan panas sejauh 2.500 meter pada Kamis petang.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 17.35 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.500 meter di atas puncak atau 6.176 mdpl," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurut dia kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah tenggara. Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara ini sekitar 17 detik.

"Telah terjadi awan panas dengan jarak luncur 2.500 meter ke arah Besuk Kobokan dan erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat," tuturnya.

Baca juga: Gunung Dukono lontarkan abu vulkanik setinggi hingga 1.100 meter

Berdasarkan catatan petugas, Gunung Semeru mengalami erupsi sebanyak 11 kali pada Kamis dengan erupsi pertama pukul 00.21 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 900 meter di atas puncak dan erupsi ke-11 terjadi pada pukul 21.12 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 900 meter di atas puncak.

Liswanto menjelaskan bahwa saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Baca juga: Gunung Semeru empat kali erupsi pada Kamis
Baca juga: Pos PGA: Gunung Karangetang semburkan lava pijar

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |