FIFA minta maaf soal penjualan hak komersial Piala Dunia

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Badan sepak bola dunia (FIFA) menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan penanganan rencana penjualan saham komersial Piala Dunia meskipun jajaran direksi menegaskan dukungan penuh terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino.

"Kesalahan yang dibuat telah diakui, dan prosesnya, seharusnya ditangani secara berbeda," tulis FIFA dalam pernyataan resminya, dikutip dari ESPN di Jakarta, Kamis.

Isu itu mengemuka setelah Infantino mengusulkan pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) untuk menjual sekitar 20 persen saham komersial Piala Dunia senilai 20 miliar dolar AS kepada investor. FIFA pun membatalkan rencana tersebut menyusul penolakan keras dari berbagai pihak.

Surat permohonan maaf telah dikirimkan kepada Dewan FIFA dan asosiasi anggota, demikian pernyataan tersebut, untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.

Namun, organisasi itu menegaskan sikap keras terhadap penolakan dan kritik yang berkembang terkait wacana yang berkembang.

Baca juga: PSSI dukung penuh Gianni Infantino lanjutkan kepemimpinan di FIFA

"FIFA tidak akan lagi mentolerir serangan apa pun terhadap integritas, tata kelola yang baik, dan proses hukumnya, serta akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi dan menjaga nama baik serta reputasinya," tulis FIFA.

Gelombang penolakan terhadap kepemimpinan Infantino datang dari berbagai pemangku kepentingan sepak bola internasional, termasuk Asosiasi Liga Sepak Bola Eropa (UEFA) yang menuntut reformasi tata kelola secara menyeluruh.

"Kini, lebih dari sebelumnya, FIFA membutuhkan reformasi tata kelola yang memastikan bahwa semua pemangku kepentingan terkait memiliki peran formal dalam keputusan yang menentukan masa depan olahraga kita," tulis UEFA dalam keterangannya.

Kecaman juga datang dari pejabat pemerintahan negara tuan rumah Piala Dunia 2026. Perdana Menteri Kanada Mark Carney secara terbuka menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Presiden FIFA tersebut.

Baca juga: FIFA tak toleransi serangan integritas setelah pembatalan FFE

"Tentu saja, saya tidak memiliki kepercayaan terhadap Tuan Infantino," kata Carney.

Selain mendapat penolakan dari UEFA dan Concacaf, internal FIFA juga menggeliat setelah penasihat senior Carlos Cordeiro mengundurkan diri dan Kepala Pengembangan Sepak Bola Global Arsene Wenger menarik diri dari rencana FFE tersebut.

Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |