Jakarta (ANTARA) - Pelatih Rajawali Medan Efri Meldi optimistis timnya mampu menembus playoff Indonesian Basketball League (IBL) 2026, meski baru saja menelan kekalahan kontra Pelita Jaya Jakarta, di GMSB, Kuningan, Jakarta, Rabu (11/3) malam.
"Saya mengambil tawaran melatih Rajawali Medan karena ingin membangun identitas tim, sebab saya melihat tim ini harusnya punya karakter dan target saya bisa lolos playoff musim ini," kata dia usai pertandingan.
Menurut Meldi, perkembangan Rajawali pada musim ini sebenarnya cukup terlihat dibandingkan musim sebelumnya.
Tim berjuluk Para Raja tersebut telah meraih lima kemenangan hingga pekan kesembilan, sehingga menunjukkan adanya kemajuan dalam performa permainan.
Namun dia menilai pencapaian tersebut belum cukup untuk memenuhi target utama yang dicanangkan sejak awal musim, yakni membawa Rajawali menembus fase gugur delapan besar.
Baca juga: Start buruk jadi sebab Rajawali Medan kalah telak lawan Pelita Jaya
Efri mengatakan dirinya menerima tawaran melatih Rajawali karena melihat adanya keseriusan dari manajemen untuk membangun fondasi tim yang kuat, baik dari sisi karakter permainan maupun mentalitas para pemain.
Dia juga menilai dukungan dari manajemen dan pemilik klub menjadi faktor penting dalam menjaga semangat tim, untuk terus berjuang sepanjang musim reguler.
"Kalau orang bilang Rajawali sekarang sudah banyak kemajuan dibandingkan musim lalu dan bisa dibilang memuaskan karena sudah bisa meraih lima kemenangan dan masih berpotensi bertambah, tetapi bagi saya itu belum cukup," ujar mantan pelatih Kesatria Bengawan Solo itu.
Saat ini tim yang bermarkas di GOR Universitas Negeri Medan (Unimed) itu bertengger di posisi keenam klasemen sementara hingga pekan kesembilan IBL GoPay 2026.
Mereka telah mengemas 18 poin, dengan rekor laga 5-8 (menang-kalah).
Untuk menembus playoff, Jordan Oei dan kawan-kawan harus mengakhiri musim reguler dengan menempati minimal peringkat kedelapan dari total 11 peserta liga.
Peluang tersebut masih terbuka lebar. Sebab, tiga tim terbawah yakni Kesatria Bengawan Solo, Satya Wacana Salatiga, dan Pacific Caesar Surabaya masih mengoleksi masing-masing tiga, dua, serta satu kemenangan hingga pertengahan pekan kesembilan.
Baca juga: Rajawali Medan mati kutu di tangan Pelita Jaya Jakarta
Baca juga: Pelatih: Semua pemain berkontribusi saat Pelita Jaya tekuk Rajawali
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































