Jakarta (ANTARA) - Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, dan dirinya siap untuk memberikan masukan terkait isu nasional dan internasional, termasuk geopolitik.
"Saya kan penasihat Presiden, tentunya mungkin ada hal-hal yang beliau minta saran masukan. Biasanya beliau kan suka minta saran masukan dari kita sebagai penasihat," kata Dudung sesaat setelah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa siang.
"(Isu) nasional dan internasional," ujarnya.
Dudung mengungkapkan pemanggilan tersebut disampaikan melalui Ajudan Presiden pada Senin (20/4) malam, dengan jadwal pertemuan Selasa (21/4) pukul 15.00 WIB.
Dia menyatakan telah menyiapkan sejumlah poin untuk disampaikan kepada Presiden Prabowo, meskipun belum merinci isi masukan tersebut sebelum pertemuan berlangsung.
Menurut dia, isu yang akan dibahas meliputi lingkup nasional dan internasional, termasuk perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Dudung menambahkan sejauh yang diketahuinya, dirinya menjadi satu-satunya penasihat yang dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prabowo pada kesempatan tersebut, dan belum ada informasi mengenai kehadiran menteri lain dalam pertemuan itu.
"Setahu saya penasihat cuma saya sendiri," ujar Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2021-2023 itu.
Dalam kesempatan itu, Dudung juga ditanya oleh para jurnalis mengenai pandangan Prabowo terkait penandatanganan perjanjian Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (Major Defense Cooperation Partnership atau MDCP) antara Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth di Pentagon, Washington D.C, Senin (13/4).
Dia menyebut akan menanyakan langsung hal tersebut kepada Kepala Negara.
"Itu kan sudah lama juga, dan ini kelihatannya akan terus dilanjutkan kerja sama kita dengan Amerika. Tetapi hal-hal yang prinsip saya rasa beliau nanti lebih tahu lah. Saya juga nanti akan bertanya kepada beliau," ujar Dudung.
Baca juga: Penasihat presiden tinjau stok beras di Gudang Bulog DKI Banten
Baca juga: Prabowo pimpin ratas pematangan pembangunan tanggul laut raksasa
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































