DKI gencarkan edukasi penanganan hewan kurban yang higienis

1 week ago 9

Jakarta (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menggencarkan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha terkait tata cara penyembelihan serta penanganan hewan dan daging kurban yang higienis menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

"Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas KPKP tidak hanya memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban, tetapi juga menggencarkan pelatihan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha maupun masyarakat," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Menurut Hasudungan, berbagai langkah persiapan telah dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kurban di Jakarta berjalan aman, sehat, dan sesuai syariat Islam.

Salah satu fokus utama yang dilakukan yakni memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha hewan kurban, pengurus tempat pemotongan, hingga masyarakat umum.

Materi yang diberikan meliputi pelatihan kompetensi juru sembelih halal, prosedur pemasukan hewan kurban, tata cara memilih hewan kurban yang sehat, hingga persyaratan tempat penjualan dan lokasi pemotongan hewan.

Edukasi tersebut penting agar proses penyembelihan hewan kurban tidak hanya memenuhi ketentuan agama, tetapi juga memenuhi standar kesehatan dan kebersihan pangan.

Baca juga: KPKP DKI perketat monitoring penjualan hewan kurban jelang Idul Adha

Selain memberikan pemahaman mengenai penyembelihan sesuai syariat, petugas juga mengedukasi masyarakat terkait penanganan daging kurban yang baik dan higienis.

"Langkah tersebut dilakukan agar kualitas daging tetap terjaga hingga didistribusikan kepada warga penerima manfaat," ujar Hasudungan.

Menurut dia, penanganan daging yang tepat sangat berpengaruh terhadap keamanan konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diminta memperhatikan kebersihan alat, lokasi pemotongan, hingga proses penyimpanan dan distribusi daging.

Di sisi lain, Dinas KPKP juga memastikan pengawasan kesehatan hewan kurban tetap berjalan ketat. Pada saat pelaksanaan penyembelihan nanti, petugas akan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem di lokasi pemotongan hewan kurban.

Pemeriksaan ante mortem dilakukan sebelum hewan disembelih guna memastikan kondisi kesehatannya. Sedangkan, pemeriksaan postmortem dilakukan setelah penyembelihan untuk memastikan daging aman dikonsumsi masyarakat.

Dalam rangka mendukung kelancaran pengawasan, Dinas KPKP DKI turut melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta daerah pemasok hewan kurban dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Adapun pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilakukan di lokasi penampungan dan tempat penjualan hewan kurban yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta sejak 27 April hingga 26 Mei 2026 untuk memastikan hewan yang masuk ke Jakarta sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

Baca juga: KPKP DKI perketat pengawasan hewan kurban jelang Idul Adha

Baca juga: Pemprov DKI siapkan langkah strategis agar pelaksanaan kurban optimal

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |