Diego Forlan jadi pelatih interim timnas Uruguay

4 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Legenda sepak bola Uruguay, Diego Forlan ditunjuk sebagai pelatih interim tim nasional Uruguay setelah Marcelo Bielsa mengundurkan diri menyusul kegagalan tim dalam Piala Dunia 2026.

"Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF) umumkan kembalinya Diego Forlan ke tim nasional. Salah satu figur penting dalam sepak bola Uruguay tersebut akan menjadi pelatih timnas U20 dan senior," demikian pernyataan AUF di laman resmi, pada Kamis.

Pelatih berusia 47 tahun itu ditunjuk menangani tim senior dalam rangkaian laga uji coba internasional pada September dan Oktober 2026 sebelum pelatih permanen ditunjuk pada akhir 2026 atau awal 2027.

Sebagai pemain, Forlan merupakan salah satu legenda sepak bola Uruguay. Ia mencetak 36 gol dalam 112 penampilan bersama tim nasional dan meraih penghargaan Bola Emas Piala Dunia 2010 setelah membawa Uruguay melaju hingga babak semifinal di Afrika Selatan.

Baca juga: Uruguay gagal ke fase gugur Piala Dunia 2026

Forlan mengakhiri karier internasional sebagai pemain pada Maret 2015, sebelum pensiun sebagai pemain profesional pada 2018.

Selama berkarier, dia memperkuat 10 klub, dengan periode paling sukses dijalani bersama Villarreal dan Atletico Madrid dalam Liga Spanyol.

Karier kepelatihan Forlan masih terbilang singkat. Ia pernah menangani dua klub Uruguay, yakni Penarol dan Atenas, sebelum mendapat kesempatan memimpin tim nasional negaranya.

Sementara, Bielsa melatih Uruguay pada Mei 2023. Namun, pelatih asal Argentina tersebut hanya mampu meraih 15 kemenangan dari total 39 pertandingan bersama La Celeste.

Kegagalan lolos dari fase grup Piala Dunia menjadi akhir perjalanan Bielsa bersama Uruguay. Dalam pernyataannya setelah mundur, dia mengakui masa kepemimpinannya tidak meninggalkan warisan berarti bagi tim nasional.
Baca juga: Pelatih Tanjung Verde mengaku sangat puas setelah tahan imbang Uruguay

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |