De Zerbi janji traktir makan malam skuad Spurs jika kalahkan Brighton

1 week ago 8

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Tottenham Hotspur (Spurs) Roberto De Zerbi berjanji mentraktir skuadnya makan malam jika mengalahkan Brighton and Hove Albion pada laga lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Tottenham Hotspur, London, Sabtu malam WIB.

"Saya berjanji akan mentraktir mereka satu kali makan malam setiap minggu kalau kami menang," ujar De Zerbi, dikutip dari laman Tottenham Hotspur.

Juru taktik berusia 46 tahun itu memang menjadikan makan malam bersama sebagai salah satu cara meningkatkan kebersamaan dan motivasi para pemain Spurs, saat degradasi mengancam mereka.

Baca juga: Tottenham Hotspur belum menyerah

Baca juga: Mengapa degradasi mengintai Tottenham Hotspur​?

Mereka sempat makan malam di sebuah restoran beberapa hari sebelum laga kontra Brighton. Pada momen itu, dengan metode dia sendiri, De Zerbi mengorek berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak asuhnya dan memberikan mereka kedekatan emosional yang lebih erat dari sebelumnya,

Menurut De Zerbi, inti dari sepak bola sejatinya adalah para pemain yang adalah sekumpulan manusia. Oleh sebab itu, dia menilai penting untuk menyentuh sisi kemanusiaan tersebut demi memperkokoh pondasi tim.

"Saya selalu percaya hubungan manusia. Saya percaya adanya jiwa. Sebelum berbicara soal taktik, permainan, pergerakan dengan atau tanpa bola, pertama-tama yang perlu diingat adalah adalah saya bekerja dengan manusia, dengan semua masalah mereka," tutur pria asal Italia tersebut.

Pada akhirnya, De Zerbi berharap para pemainnya saling membantu dan menyemangati di lapangan. Hal itu dianggap penting agar Spurs tetap berada di Liga Inggris musim depan.

"Kalau gagal mencapai target itu, setiap orang di tim kehilangan sesuatu di karier mereka," tutur dia.

Untuk dirinya pribadi, De Zerbi menekankan keyakinan bahwa Spurs tidak akan turun ke Championship pada musim 2026/2027.

‎"Saya tetap positif. Saya siap bertarung," kata dia.

Menghadapi Brighton, Spurs dipastikan tanpa sang kapten yang juga bek tengah Cristian Romero yang mengalami cedera lutut parah dan kemungkinan tidak akan merumput lagi sampai akhir musim.

Situasi itu menambah panjang deretan pemain Spurs yang cedera. Setidak-tidaknya ada delapan pemain tim utama mereka yang harus menepi karena masih dalam perawatan yakni Wilson Odobert, Mohammed Kudus, Dejan Kulusevski, Cristian Romero, James Maddison, Guglielmo Vicario, Ben Davies dan Rodrigo Bentacur.

Akan tetapi, salah satu dari pemain itu yakni James Maddison sudah kembali berlatih ringan. Meski begitu, De Zerbi tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakannya bermain.

"Kami hanya menurunkan pemain yang betul-betul siap. Bagi saya, lebih baik kalah pada satu pertandingan daripada menambah cedera baru," ujar dia.

Klub berjuluk The Lily Whites itu tengah menjalani salah satu periode terburuknya di liga, di mana mereka terpuruk di zona degradasi dengan kompetisi hanya menyisakan enam pertandingan.

Spurs pun berpotensi terdegradasi seperti yang mereka alami pada musim 1976/1977.

Saat ini, Spurs masih berada di posisi 18 klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan mengoleksi 30 poin dari 32 pertandingan dan belum memenangkan satu pun pertandingan liga sejak awal tahun 2026.

Baca juga: Dilaporkan absen sampai 8 pekan, musim untuk Romero hampir berakhir

Baca juga: Mentalitas positif kunci Tottenham hindari degradasi

Pewarta: Farras Ziyad Muhammad
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |