Jakarta (ANTARA) - Batik Danar Hadi kembali mengukuhkan komitmennya dalam melestarikan dan menginovasi warisan budaya Nusantara melalui koleksi terbarunya bertajuk “Sekar Setaman”.
Koleksi ini mengangkat metafora keindahan taman bunga beraneka ragam yang tumbuh selaras dalam satu kesatuan harmonis.
"Melalui tema ‘Sekar Setaman’, kami tidak hanya merayakan keanggunan visual dari aneka bunga, tetapi lebih dalam lagi, kami ingin menyampaikan pesan tentang harmoni dalam keberagaman," ujar Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Koleksi ini merefleksikan keragaman karakter, warna, dan filosofi kehidupan yang berpadu indah layaknya batik.
Motif bunga yang dihadirkan antara lain Seruni, Anggrek Bulan, Kenanga, dan Mawar, membawa filosofi hidup yang luhur.
Baca juga: Sambut Imlek, Hadinata Batik perkenalkan "Lunar Porcelain Collection"
Bunga Seruni/Krisan, melambangkan keteguhan, optimisme, dan kebahagiaan. Selain itu motif Anggrek Bulan, merepresentasikan keanggunan abadi, kemurnian, dan cinta tulus. Bunga Kenanga, mengandung makna keluhuran budi, kesetiaan, dan kedamaian. Motif bunga Mawar, sebagai simbol keindahan, cinta, dan romansa.
Rangkaian busana ini memadukan teknik batik cap, tulis, dan tulkom (tulis kombinasi) pada material pilihan seperti sutra crepe, Thai silk, organza, dan tenun ATBM.
Palet warna solid dan pastel yang dipilih menghadirkan kesan lembut dan elegan, sekaligus menonjolkan detail halus setiap motif.
Kekayaan tradisi dengan desain modern dalam koleksi batik ini mencerminkan perempuan Indonesia yang tegar, anggun, dan sarat makna. Dian mengatakan koleksi ini adalah penghormatan pada kearifan lokal dan pada setiap perempuan yang mengenakannya dengan bangga.
"Koleksi ‘Sekar Setaman’ adalah bukti bahwa batik tidak pernah berhenti bertumbuh. Kami memadukan akar tradisi yang dalam dengan ekspresi mode kontemporer, menciptakan busana yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menyentuh jiwa dan bercerita," kata Diana.
Baca juga: Menekraf tinjau aktivitas kreatif di Solo angkat jenama lokal
Baca juga: Resona Saintek UK Maranatha kenalkan inovasi batik untuk UMKM
Baca juga: Lestarikan budaya lokal, Batik Siger terus berkembang bersama Rumah BUMN BRI
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































