Changan bidik angka penjualan tahunan 4 juta kendaraan pada 2030

2 days ago 3

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan otomotif Changan membidik angka produksi dan penjualan tahunan sampai 4 juta unit kendaraan pada 2030.

Menurut siaran ChinaEVHome pada Selasa (21/4), kendaraan energi baru diperkirakan menyumbang 60 persen lebih atau sekitar 2,4 juta dari angka penjualan kendaraan tahunan yang ditargetkan oleh perusahaan asal China itu.

Ketua Changan Automobile Zhu Huarong dalam konferensi strategi global perusahaan pada Selasa (21/4) menyampaikan bahwa Changan akan terus mengembangkan tiga merek inti kendaraan energi barunya, yakni Avatr, Deepal, dan Nevo.

​​​​​​​Dia juga mengemukakan rencana perusahaan untuk mengintegrasikan Avatr dan Deepal, membangun segmen kendaraan kelas menengah hingga atas dengan sasaran menjual 1,5 juta unit kendaraan pada 2030.

Changan menargetkan angka penjualan kendaraan merek ​​​​​​​Avatr, Deepal, dan Nevo pada 2030 masing-masing 500.000 unit, 1 juta unit, dan 2,6 juta unit, membentuk hierarki produk yang komprehensif.

Pada saat yang sama, Changan berencana menyederhanakan portofolio produknya. Dalam lima tahun ke depan, jumlah model kendaraannya akan dikurangi sekitar 43 persen dari 63 menjadi 36 model.

Selain itu, perusahaan akan mengadopsi strategi "blockbuster model" dengan tujuan membangun satu model dengan angka penjualan tahunan 500.000 unit dan lima model dengan angka penjualan masing-masing 300.000 unit lebih per tahun.

Baca juga: Changan janji bawa tiga model baru ke Indonesia selama 2026

Changan berencana meningkatkan penjualan kendaraan di luar negeri menjadi 1,5 juta unit pada 2030, dengan target optimistis 1,8 juta unit.

Penjualan kendaraan di luar negeri diproyeksikan mencakup 35 persen sampai 40 persen dari total penjualan kendaraan Changan.

Kapasitas produksi kendaraan Changan untuk pasar luar negeri diperkirakan melampaui 800.000 unit.

Wilayah pasar yang menjadi sasaran perusahaan meliputi Asia Tenggara, Timur Tengah dan Afrika, Amerika Tengah dan Selatan, serta Eurasia.

Berdasarkan skala saat ini, target-target Changan tidak terlihat terlalu agresif.

Perusahaan pada 2025 melaporkan angka penjualan total 2,913 juta kendaraan, naik 8,54 persen secara tahunan, mencapai level tertinggi dalam sembilan tahun.

Angka penjualan kendaraan dengan energi baru selama kurun itu mencapai 1,11 juta unit atau naik 51,10 persen secara tahunan.

Sementara itu, angka penjualan kendaraan di luar negeri mencapai 637.300 unit, naik 18,85 persen secara tahunan. 

Baca juga: Changan Indonesia perkenalkan S05 REEV

Changan menerapkan strategi "1445" yang mencakup satu visi, empat bidang bisnis inti, empat transformasi utama, dan target pertumbuhan lima kali lipat dalam upaya untuk menjadi grup otomotif kelas dunia.

Zhu menyampaikan bahwa dengan peta jalan "dua fase, sepuluh tahun" perusahaan menargetkan pencapaian pendapatan 600 miliar yuan (sekira Rp1,5 kuadriliun) pada 2030 dan bisa masuk ke jajaran teratas produsen mobil global.

Changan sudah masuk ke pasar Indonesia dengan dukungan Indomobil Group. Di Indonesia, perusahaan telah memasarkan mobil listrik Deepal S07 (Premium SUV) dan Lumin (City Car/Hatchback).

Baca juga: Penjualan mobil merek China di Indonesia naik 79 persen pada Q1 2026

Baca juga: Keunggulan mobil China yang dinilai menarik minat konsumen Indonesia

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |