Jakarta (ANTARA) - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengakui adanya kendala kualitas udara selama penyelenggaraan BWF World Tour Super 750 India Open 2026 yang digelar di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, 13-18 Januari
Dalam pernyataan resminya, Jumat, BWF menyebut faktor musiman, terutama kabut asap dan suhu dingin, memengaruhi kualitas udara serta kondisi temperatur di dalam arena pertandingan sepanjang pekan turnamen.
BWF menyatakan telah berkomunikasi dengan para pemain dan tim peserta untuk meninjau kondisi venue, menyusul masukan yang disampaikan atlet serta sorotan media internasional.
Meski menghadapi tantangan tersebut, BWF menegaskan hasil evaluasi menunjukkan Indira Gandhi Sports Complex tetap menjadi peningkatan signifikan dibandingkan venue sebelumnya, KD Jadhav Stadium, dari sisi infrastruktur.
“Kami mengakui adanya tantangan yang berkaitan dengan kondisi musiman, termasuk kualitas udara dan suhu di dalam venue,” demikian pernyataan BWF.
Selain kualitas udara, BWF juga mencatat adanya beberapa aspek pendukung yang sempat membutuhkan perhatian, seperti kebersihan dan sanitasi, namun persoalan tersebut disebut telah ditangani secara cepat oleh Badminton Association of India (BAI) selaku penyelenggara lokal.
Di sisi lain, sejumlah pemain turut menyampaikan penilaian positif terhadap peningkatan fasilitas, khususnya pada kualitas lapangan dan lantai pertandingan, fasilitas latihan, serta layanan medis.
BWF menambahkan, seluruh masukan yang dihimpun selama India Open 2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan penyelenggaraan kejuaraan selanjutnya di venue yang sama, termasuk Kejuaraan Dunia BWF yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang, saat kondisi cuaca diperkirakan lebih kondusif.
BWF menegaskan komitmennya untuk memastikan lingkungan yang aman dan berkualitas bagi atlet dan ofisial, serta akan terus melakukan perbaikan bersama BAI.
Baca juga: Jonatan Christie tembus semifinal India Open lewat laga penuh tekanan
Baca juga: Putri KW jadikan kekalahan di India evaluasi untuk Indonesia Masters
Baca juga: Sabar/Reza alihkan fokus ke Indonesia Masters 2026
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































