Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor, Jawa Barat, Rudy Susmanto menyatakan api yang membakar kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Cibungbulang, berhasil dipadamkan pada Selasa siang.
“Pukul 14.17 WIB titik api yang besar sudah hampir padam semuanya. Bisa dilihat sudah tidak ada titik api, tetapi masih ada asap yang begitu tebal,” kata Rudy saat memimpin proses pemadaman di Bogor, Selasa.
Ia mengatakan petugas kini berfokus melakukan pendinginan karena asap masih mengepul dari sejumlah titik di kawasan tersebut.
Pendinginan dilakukan dengan mengaduk tumpukan sampah menggunakan sejumlah alat berat, kemudian menyemprotnya dengan air untuk menurunkan suhu dan mencegah api kembali muncul.
Baca juga: Kebakaran TPA Galuga berhasil dikendalikan, meski asap masih mengepul
“Sampah diaduk menggunakan beberapa alat berat sekaligus disemprot, agar suhunya kembali normal dan tidak terpicu kembali adanya api,” ujarnya.
Kebakaran berlangsung sekitar 22 jam sejak pertama kali muncul pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Api sempat membesar pada tengah malam sebelum mulai dapat dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIB.
Sebelumnya Bupati Rudy menjelaskan kebakaran bermula dari lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPA Galuga, kemudian merambat ke area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan.
Baca juga: Danantara groundbreaking PSEL Galuga awal 2026
Pemadaman melibatkan lebih dari 100 personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), TNI, Polri, serta unsur lainnya.
Rudy juga sempat membantu menyemprotkan air selama beberapa menit untuk memberikan semangat kepada petugas yang bekerja sejak hari sebelumnya.
“Saya tahu semuanya lelah, semuanya capek, tetapi rekan-rekan masih berdiri, berjuang, dan bertugas,” kata Bupati Rudy.
Ia berharap proses pendinginan dapat segera dituntaskan sehingga asap mereda, api tidak kembali muncul, dan kebakaran tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi masyarakat sekitar.
Baca juga: DPRD Bogor minta Pemkot benahi sistem persampahan usai insiden Galuga
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































