BPJN: Jembatan Enang-enang Bener Meriah, Aceh dibangun tahun depan

6 days ago 5

Banda Aceh (ANTARA) - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menyatakan untuk jembatan dan jalan kawasan Enang-enang Kabupaten Bener Meriah, Aceh bakal dibangun permanen pada 2027 mendatang, dan sementara ini sudah ada jalan alternatif yang dapat dilintasi masyarakat.

"Jadi infrastruktur di Enang-enang itu sebenarnya kita sudah programkan di 2027," kata Plt Kepala BPJN Aceh, Zulkarnaini, di Aceh Barat, Senin.

Sebagai informasi, jembatan Enang-enang yang menghubungkan Kabupaten Bener Meriah dan Bireuen belum diperbaiki pascabencana banjir bandang dan tanah longsor Aceh.

Akibatnya, masyarakat setempat mulai memperbaiki jembatan dan jalan di sana secara mandiri untuk dapat dilintasi, minimal untuk digunakan kendaraan roda dua.

"Jadi kemarin memang kita melihat viral di mana-mana itu (masyarakat bangun jembatan mandiri). Kami dari BPJN sudah bertemu dengan Bupati Bener Meriah dan masyarakat, dan akan dibangun tahun 2027," ujarnya.

Baca juga: Dua jembatan rusak terdampak bencana Aceh segera dibangun permanen

Baca juga: Kementerian PU sebut 12 jembatan kembali fungsional di Provinsi Aceh

Zulkarnaini menyampaikan, alternatif masyarakat membangun mandiri jembatan tersebut karena mereka ingin memiliki akses ke kebun masing-masing menggunakan sepeda motor. Sedangkan untuk mobil tidak direkomendasikan.

"Sudah tanya ke masyarakat kenapa mau membangun sendiri, itu karena mereka mau lebih cepat daripada mereka harus berputar. Kalau untuk dilewati sepeda motor, mungkin bisa. Roda empat belum bisa kita rekomendasikan untuk melewati," katanya.

Ia menuturkan, untuk akses ke Bener Meriah dan Aceh Tengah, pemerintah telah menyiapkan alternatif dari Enang-enang tersebut, yaitu melawati jalan kabupaten melewati Desa Wih Porak Kecamatan Pintu Rime Gayo, dan masih terus digunakan, serta sudah dilebarkan.

"Kita juga sudah meningkatkan jalan tersebut dengan kita melebarkan satu kiri dan satu kanan, jalan dari empat menjadi enam meter," ujarnya.

Ia menambahkan, jembatan Enang-enang ini lama dibangun karena prosesnya sedikit lebih sulit, harus melihat atau melakukan kajian teknis secara khusus terlebih dahulu karena terletak diantara lerengan gunung.

Dalam kesempatan ini, BPJN Aceh mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan bermuatan melewati jembatan Enang-enang. "Karena kita belum ada jaminan untuk bisa melewati jembatan yang roboh tersebut," demikian Zulkarnaini.

Baca juga: Pangdam: 8 jembatan terdampak bencana Sumatera rampung diperbaiki

Baca juga: Kemen PU percepat penanganan jembatan rusak terdampak bencana di Aceh

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |